Tempe bacem adalah salah satu hidangan khas Jawa Tengah dan Yogyakarta yang terkenal dengan rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang khas. Proses memasaknya unik karena melibatkan perebusan dalam bumbu dan gula merah, lalu digoreng agar permukaannya sedikit kering dan karamelisasi.
Asal usul tempe bacem konon berasal dari upaya masyarakat Jawa zaman dahulu untuk mengawetkan makanan. Bumbu bacem tidak hanya memberikan rasa yang lezat, tetapi juga membantu mengawetkan tempe atau tahu agar tahan lebih lama.
Biasanya, tempe bacem disajikan sebagai lauk pendamping nasi, sambal, dan lalapan. Rasanya yang manis legit sangat cocok dengan cita rasa khas masakan Jawa.
🍽️ Resep Tempe Bacem Sederhana
🧾 Bahan-bahan:
- 1 papan tempe, potong-potong sesuai selera (sekitar 300 gram)
- 500 ml air kelapa (boleh diganti air biasa)
- 2 sdm gula merah, serut halus
- 1 sdm gula pasir (opsional)
- 1 sdt garam
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdt asam jawa, larutkan dalam 2 sdm air
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
- Minyak goreng secukupnya
🧄 Bumbu halus:
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sdt ketumbar butiran, sangrai sebentar
- 1/2 sdt merica butiran (opsional)
👩🍳 Cara Membuat:
- Rebus Tempe:
Masukkan tempe ke dalam wajan, tambahkan air kelapa, bumbu halus, gula merah, garam, kecap manis, air asam jawa, daun salam, dan lengkuas. - Masak Baceman:
Masak dengan api kecil hingga air menyusut dan bumbu meresap sempurna (sekitar 30–40 menit). Koreksi rasa — tambahkan gula atau garam sesuai selera. - Goreng:
Setelah dingin, goreng tempe bacem sebentar saja hingga permukaannya kecokelatan dan karamel. Jangan terlalu lama agar dalamnya tetap empuk. - Sajikan:
Sajikan hangat dengan nasi, sambal, dan lalapan. Nikmat!
Jika kamu ingin versi yang lebih sehat, tempe bacem juga bisa dipanggang di oven atau digoreng dengan sedikit minyak (pan fry). Rasanya tetap enak dan lebih rendah minyak.
Butuh variasi bacem dengan tahu, telur, atau daging? Bisa juga! Tinggal ganti bahan utama dan sesuaikan waktu memasaknya.[]




