BerandaBERITAPj Sekda Sebut Stok Beras SPHP di Banten Masih Ada

Pj Sekda Sebut Stok Beras SPHP di Banten Masih Ada

SERANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Virgojanti, telah memberikan pernyataan terkait kondisi ketersediaan beras premium di wilayah Provinsi Banten. 

Virgojanti mengungkapkan bahwa informasi terkait beras premium telah disampaikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, termasuk Dinas Ketahanan Pangan.

“Kemarin sudah juga melihat  sphp dan sebagainya, yang penting ini kita sphp dulu nih beras medium Jangan sampai hilang kalau beras premium kan tertentu penikmatnya,” ujar Virgojanti, Selasa (22/2).

Virgojanti menyatakan bahwa ketersediaan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sudah ada. Demikian pula, Kepala Dinas Ketahanan Pangan juga telah melakukan pemantauan di pasar retail dan memastikan ketersediaan beras SPHP.

Namun, masyarakat mulai mengeluhkan bahwa beras medium tidak sesuai dengan standar yang biasanya mereka terima, sehingga mereka lebih memilih beras premium. Virgojanti menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan beras medium untuk memenuhi kebutuhan mayoritas masyarakat.

“Nah mungkin ini nanti bisa kita jadikan masukan karena kan penyedianya kan dari Bulog,” ujarnya.

Virgojanti juga menyampaikan bahwa pemerintah masih merencanakan impor beras untuk menutupi defisit produksi di berbagai wilayah, terutama setelah dampak El Nino dan kekeringan yang berdampak pada ketersediaan pasokan beras.

“Karena kemarin kan kita sudah pasca apa  El Nino kekeringan dan sebagainya saya rasa ini mungkin sangat mempengaruhi juga terhadap kondisi ketersediaan pasokan beras di daerah,” tuturnya.

Dalam menghadapi situasi ini, Virgojanti mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang, serta memastikan bahwa pilihan beras yang tersedia di pasaran memenuhi standar yang ditetapkan. Pemerintah akan terus mengawasi dan memastikan ketersediaan pasokan beras di lapangan.

“Kepada masyarakat  jangan panik itu kan sebenarnya kembali kepada kita pilihannya,” Katanya.

Dalam konteks pesta demokrasi yang baru saja berlangsung, Virgojanti juga mengungkapkan bahwa ada beberapa pemasok yang menahan pasokan beras, mungkin karena kekhawatiran terhadap situasi pasca pemilu. 

Namun, diharapkan bahwa kondisi akan kembali normal setelah periode tersebut sehingga aktivitas ekonomi terutama ketersediaan beras dapat pulih.

“Mungkin juga dan sebagian pemasok  melihat karena kita pesta demokrasi mungkin mereka melihat bahwa takut chaos takut apa gitu Jadi mereka  mungkin ada yang menahan dulu,” tuturnya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular