Pinjaman Pemprov Banten Rp 4,9 Triliun Diniliai Tidak Tepat Sasaran

Tindakan Pemprov Banten melakukan pinjaman sebesar Rp 4,9 triliun dinilai tidak tepat. Selain terlalu besar, alokaasi dana pinjaman yang juga ditujukan untuk Sport Center ini dinilai tidak tepat sasaran. Terlebih lagi, pinjaman dengan jangka 10 tahun ini akan membebani Propinsi Banten.

Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Kasibat (Koalisi Banten Menggugat) terdiri dari Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) dan Komunitas Soedirman 30 pada Rabu (23/9/2020di Kawasan Pusat Pemerintah Propinsi Banten (KP3B) mengusung empat tuntutan. Yakni pendidikan dan kesehatan harus menjadi sasaran utama program PEN. Kedua, UMKM harus menjadi prioritas utama demi pemulihan ekonomi daerah dengan sesuai landasan PEN. Ketiga, realokasi dana anggaran harus transparan. Dan keempat, komitmen padat karya dalam pembangunan Sport Center.

Misbah, Ketua Kumala berargumen, yang menjadi prinsip adalah pemulihan ekonomi nasional. Secara tidak langsung, menurutnya, yang menjadi titik sasaran adalah masyarakat, UKM, dan sebagainya.

“Melihat kebutuhan lain saat ini adalah di bidang pendidikan dan kesehatan. Itu artinya ada ketidaktepatan. Pinjaman uang Rp 4,9 triliun itu bukan uang yang sedikit. Ini akan dibebankan ke APBD selanutnya. PEN itu prinsipnya untuk pemulihan tapi ini malah dialokasikan kepada RPJMD Gubernur Banten. Ini tidak tepat. Sekarang ini butuhnyaa bantuan, malah dijadikan pembangunan Sport Center. Artinya tidak masuk logika. Kebtuhannya adalah ekonomi, tapi malah Sport Center. Memangnya masyarakat saat ini butuh olahraga,” papar Misbah kepada Sultan TV.

Dari empat tuntutan ini, menurut Misbah, Kasibat menginginkan, Pemprop harus lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.  Kebijakan yang diambil pun harus sesuai harus berdasarkan data statistik bukan mengada-ada. [sultantv]

(Visited 8 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.