Pernah Alami Kecanggungan Sosial, Ini Cara Mengatasinya

Pernah merasa canggung saat bertemu dengan orang atau lingkungan baru? Kemudian pikiran melayang harus memulai obrolan atau tidak kepada mereka. Terkadang jika dihadapkan dengan situasi ini rasanya ingin lebih baik menyingkirkan. Kurang lebih itulah yang menggambarkan kecanggugan sosial atau socially awkward. Namun, apakah kecanggungan sosial ini termasuk hal yang wajar?

Apakah saya termasuk orang yang memiliki kecanggungan sosial?

Setiap orang memiliki personal space atau ruang pribadi. Ruang pribadi menciptakan jarak antara diri Anda dengan lingkungan sekitar. Bukan hal yang buruk, melalui ruang pribadi, Anda dapat mengetahui dan menyaksikan seperti apa pola lingkungan Anda.

Saat seseorang berusaha masuk ke ruang pribadi atau Anda mencoba keluar dan ingin berkenalan, pasti ada rasa canggung yang menjalar. 

Namun, tenang saja, kecanggungan sosial bukanlah masalah kesehatan mental. Tidak ada diagnosis tertentu yang mengacu pada gangguan mental. Kecanggungan sosial lebih kepada kumpulan perasaan dan pengalaman tidak enak pada masa sebelumnya.

Seorang psikolog bernama Heidi McKenzie, PsyD, mengatakan bahwa orang yang canggung secara sosial memiliki kesulitan mangarahkan percakapan atau bekerja di dalam kelompok. Lingkungannya bisa saja melihatnya “agak aneh” atau canggung bagi orang lain. 

memulai percakapan orang pemalu dan pendiam

Mungkin sulit untuk mengenali kecanggungan sosial dalam diri. Biasanya ada ketidaknyamanan yang timbul di dalam pikiran ketika Anda berada di lingkungan interaksi sosial. Berikut beberapa pikiran yang mengganggu dan menunjukkan Anda kurang percaya diri saat berkomunikasi.

  • Percaya bahwa Anda orang yang membosankan, tidak disukai, dan aneh
  • Percaya jika orang lain selalu menilai Anda dalam lingkungan interaksi sosial
  • Berpikir jika Anda akan ditolak dan dikritik, ketika membuat kesalahan di lingkungan sosial
  • Selalu berpikir ditolak dan dipermalukan dalam lingkungan sosial akan sangat mengerikan
  • Percaya bahwa orang akan menilai siapa Anda secara personal

Mungkin Anda punya pikiran berlebihan atau overthinking seperti ini. Ada banyak hal yang bergelut menyelimuti pikiran, sehingga Anda harus menjaga diri sebaik mungkin karena merasa tidak aman (insecure). Padahal, belum tentu semua yang Anda pikirkan benar.

Kecanggungan sosial hal yang wajar dan mungkin sebagian besar orang mengalaminya ketika ia harus berinteraksi dengan lingkungan baru.

Orang yang canggung secara sosial tentu ingin berinteraksi seperti biasa dengan yang lainnya tanpa terlalu banyak berpikir. Maka itu, ketahui apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanggungan sosial.

Apa yang harus dilakukan jika saya punya kecanggungan sosial?

Canggung secara sosial bisa dituntaskan dengan beberapa cara. Berikut langkah mengatasi kecanggungan sosial.

1. Belajar menerima diri sendiri

Sebelumnya, sadari dulu bahwa Anda memang punya kecenderungan kecangungan sosial. Dengan menerima diri apa adanya, memudahkan Anda untuk mengatasi masalah ini.

Cobalah untuk belajar menggali diri tentang kecanggungan sosial. Anda bisa membaca buku yang mengulas topik ini. Biasanya mereka menawarkan cara yang tepat untuk mengatasi rasa canggung.

2. Hadapi momen

Ketika berhadapan dengan momen yang canggung karena Anda membuat kesalahan yang tidak disengaja, hadapi dengan santai saja. Mungkin ada banyak mata yang memandang Anda dengan tatapan yang tak bersahabat. 

Namun, tenanglah dan hadapi. Anda bisa meminta maaf dan memperbaiki kesalahan yang ada. Jangan terlalu diambil hati.

3. Berlatih komunikasi

Semua orang pasti ingin bersosialisasi dengan seru. Untuk mengatasi kecanggungan sosial, jangan lupa untuk belajar masuk ke dalam dioalog. Terlibat ke dalam pembicaraan dapat mengasah komunikasi interpersonal. Bahkan, Anda akan lebih percaya diri ketika berada di lingkungan baru. 

Dengarkan, ikuti pembicaraan, lalu tanggapi dengan sopan. Perlahan Anda bisa masuk ke dalam pembicaraan dan mengubah topik pembicaraan secara halus.[]

(Visited 3 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.