Catoptrophobia: Phobia Melihat Diri Sendiri di Cermin

Semua orang pasti memiliki rasa takut, sekalipun orang yang memiliki sifat berani. Ternyata, ketakutan Anda terhadap sesuatu memiliki artinya tersendiri. Menurut para psikolog, ketakutan Anda dapat mencerminkan kepribadian Anda. Ingin tahu? Simak beberapa penjelasan soal ketakutan serta hubungannya dengan kepribadian di bawah ini.


1. Takut darah berarti Anda orang yang tenang
Menurut kandidat PhD neuroscience Jordan Gaines Lewis, orang yang merasa pusing atau bahkan pingsan saat melihat darah mengalami refleks primitif dalam otaknya. Artinya, pikiran Anda menghubungkan darah dengan sesuatu yang bernilai salah atau buruk sehingga menimbulkan sinyal bahaya yang terkirim ke otak. Itu berarti, Anda memiliki naluri yang kuat dan cenderung tenang dalam kehidupan sosial. Anda juga protektif terhadap diri sendiri dan akan berusaha sebaik mungkin menjaga keselamatan diri Anda. 

2. Takut badut berarti Anda orang jujur
Menurut laporan dalam Scientific American, badut disebut sebagai penipu karena topengnya bisa menutupi mereka dan membuat mereka mengabaikan norma tingkah laku sosial di masyarakat umum. Sebuah studi dari Unversity of Sheffield menemukan, 250 anak berumur 4 sampai 16 tahun menganggap badut sebagai makhluk yang aneh dan seram karena tidak dapat diketahui ekspresinya.

Menurut Psychology Today, membaca ekspresi wajah merupakan kunci untuk bertahan hidup. Karena itu, ketidakmampuan manusia untuk melihat ekspresi badut serta maksud dan tujuannya akan meningkatkan kecurigaan dalam diri. Karena itu, orang takut badut biasanya dihubungkan dengan sifat menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan keterbukaan.


3. Takut laba-laba berarti Anda memiliki jiwa pemimpin
Menurut sebuah studi di Inggris, 32 persen perempuan dan 18 persen laki-laki dari 261 orang dewasa takut dengan laba-laba. Studi sebelumnya menyatakan, laba-laba memunculkan ancaman pada manusia. Karena itu, orang yang takut laba-laba akan lebih peka dengan kehadiran laba-laba di sekitarnya. Peneliti menggunakan studi tersebut untuk mencari alasan ketakutan orang pada laba-laba yang umumnya tidak berbahaya. Ternyata, ditemukan bahwa mereka memiliki sensitivitas yang tinggi dan merupakan orang yang dapat diandalkan. Sehingga, mereka memiliki potensi besar untuk memimpin dan bertahan hidup. 

4. Takut kuman berarti Anda orang yang sangat detil
Para peneliti menemukan, ketakutan pada kuman atau mysophobia umumnya disebabkan karena trauma. Menurut Dean McCay, PhD, orang yang takut kuman terus menerus merasa tidak puas dengan kebersihannya. Karena itu, dia akan terus membersihkan sesuatu dan lebih memperhatikan lingkungan di sekitarnya secara detail.


5. Takut keramaian berarti Anda senang menyendiri

Menurut Psychology Today, agoraphobia adalah rasa takut berlebih serta kecemasan saat berada di tengah-tengah keramaian. Ketakutan ini bisanya dihubungkan dengan klaustrofobia atau ketakutan pada ruangan sempit. Hal ini berarti Anda suka dan nyaman dengan ruang pribadi atau kesendirian. Karena itu, Anda jadi lebih berhati-hati dan waspada pada orang sekitar yang Akan mengganggu ruang pribadi Anda. Akhirnya, hal itu dapat menumbuhkan rasa tidak percaya pada sekitar. 


6. Takut kegelapan berarti kreatif
Berada dalam kegelapan berarti Anda tidak dapat melihat. Padahal, penglihatan atau mata merupakan panca indera paling penting bagi manusia. Tanpa indera penglihatan, Anda akan sulit mengendalikan situasi sekitar  dan bisa menjerumuskan Anda pada hal-hal yang tidak diinginkan. Lalu, apa hubungannya dengan orang yang kreatif? Saat berada dalam kegelapan, muncul imajinasi dalam pikiran, umumnya imajinasi menyeramkan, sehingga seseorang akan merasa takut. Biasanya, hal itu terjadi para orang-orang yang memiliki imajinasi terlalu tinggi atau kreatif.[]

(Visited 32 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.