SERANG, Sultantv.co – Keberadaan gerai Indomaret di dalam area Terminal Pakupatan, Kota Serang, Banten, mendapatkan penolakan keras dari para pedagang di kawasan tersebut.
Mereka protes kepada pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten Satpel Pakupatan, yang dinilai tidak berpihak terhadap pedagang kecil.
Salah satu pedagang di kawasan Terminal Pakupatan, Hudari mengaku menolak atas keberadaan gerai Indomaret karena akan memutus mata pencaharian mereka sebagai pedagang kecil.
“Kami menolak dengan tegas, karena kita akan tergerus dengan keberadaan Indomaret ini. Sudah terinjak-injak pada intinya,” kata Hudari, kepada awak media, Minggu, 29 Juni 2025.
Meski keberadaan gerai minimarket ini belum beroperasi, namun ia merasa terganggu dan menolak.
“Pokoknya gak boleh ada Indomaret di sini,” tegas dia.
Menurut Hudari, seharusnya pemerintah pusat, dalam hal Kementerian Perhubungan, melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan para pedagang setempat, apabila ingin membangun toko minimarket.
Namun, upaya itu diabaikan pihak BPTD Satpel Terminal Pakupatan sampai pembangunan gerai Indomaret terus berlanjut hingga kini.
“Memang dulu sempat mau ada pertemuan tapi sampai sekarang gak ada berita apa-apa dari pihak terminal,” tuturnya.
Tak hanya itu, mereka juga mempertanyakan pihak BPTD Satpel Terminal Pakupatan yang telah memberikan izin mendirikan toko Indomaret, padahal lahan tersebut bagian dari kawasan hijau.
“Diinjak sama orang aja gak boleh, tapi kenapa ini malah dibangun Indomaret. Kan jadi aneh, ada apa ini?” tanya Hudari.
Jika tuntutan mereka tidak digubris maka, Hudari menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.
“Kita akan demo,” tegasnya.
Merespon penolakan tersebut, Petugas Pelayanan Terminal Pakupatan Serang, Mawardi mengaku belum mengetahui secara jelas terkait keberadaan gerai Indomaret.
Meski demikian, ia memastikan akan menyampaikan aspirasi para pedagang yang berada di kawasan Terminal Pakupaten kepada pimpinannya.
“Sudah dicatat semuanya. Insya Allah besok juga akan kami sampaikan ke pimpinan,” ujar Mawardi.
“Tuntutannya itu minta keadilan, jangan sampai para pedagang dipandang sebelah mata sama Kepala Terminal,” lanjutnya. (Roy)





