Jokowi Pakai Baju Adat Bali Saat Hadiri Kongres V PDIP, Ini Pesan Dibalik Kebiasaan Presiden Pakai Baju Adat

Presiden Joko Widodo menghadiri Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach. Dia hadir sebagai presiden sekaligus sebagai kader PDIP. Jokowi tiba pukul 13.15 WITA mengenakan busana adat lengkap dengan udeng Bali. Dia disambut Gubernur Bali yang juga Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, serta sejumlah pejabat setempat.

Jokowi disambut sapaan hangat dari para kader. Jokowi membalas sapaan itu dengan tersenyum dan melambaikan tangan saat memasuki arena kongres. 

Jokowi disambut oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Keduanya lalu masuk ke arena kongres bersama Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani, Wapres Jusuf Kalla dan Wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin.

Jokowi juga dijadwalkan akan memberikan sambutan saat pembukaan Kongres V  PDIP . Eks Wali Kota Solo itu akan memberikan sambutan usai pidato politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kerap Memakai Busana Adat

Presiden Jokowi kerap memakai busana adat saat menghadiri beberapa agenda penting, seperti saat menghadiri upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). Jokowi datang mengenakan baju adat Jawa Tengah lengkap dengan beskap hitam dan blankon.

Pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jokowi mengenakan pakaian adat Aceh dalam.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga pernah tampil beda saat menghadiri sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD. Mengenakan busana hitam dengan bawahan bernuansa oranye dan merah lengkap dengan penutup kepala berupa songkok, Jokowi tampak gagah membuka sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD 2017.

Ingatkan Pentingnya Jaga Budaya Indonesia

Kebiasaan Presiden Jokowi tentu bukan tanpa maksud. Sebagai negara yang kaya dengan budaya, Jokowi terus mengkampanyekan keragaman budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Pancasila sendiri merupakan perekat atas bangsa yang dibangun di atas keragaman budaya, agama, bahasa, etnis, dan suku. 

Apalagi, di tengah persaingan kemajuan peradaban dunia, Pancasila berperan penting untuk untuk menjaga budaya Indonesia.

“Menjaga budaya untuk terus tumbuh di tengah interaksi belantara budaya-budaya dunia adalah tantangannya,” kata Jokowi, dalam sebuah kesempatan.

Menurut Jokowi, untuk menjaga bangsa Indonesia diperlukan dukungan semua elemen bangsa. Sedangkan pemerintah bertanggung jawab mengorkestrasi upaya membangkitkan optimisme dan rasa nasionalisme.

Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif melestarikan budaya bangsa Indonesia. Sebab, bangsa Indonesia memiliki kekhasan sendiri dibanding bangsa lain, dan kemajuan zaman masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri. []

(Visited 4 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.