26 C
Serang
Monday, January 25, 2021

Nusantara Berkisah 3 : Garda Terdepan Adalah Diri Kita Sendiri

Pada episode ke-3 Nusantara Berkisah yang berlangsung 25 November 2020 pukul 19.00 WIB lalu, Trie Utami sebagai pemandu acara mengatakan, ada satu catatan yang penting yang diambil dari seluruh narasumber yang hadir. Musisi ini bilang, garda paling depan adalah diri kita baik untuk Narkoba, Covid-19, juga kebhinekaan.

“Bahkan orang yaang dianggap berdiri di garda teerdepan pun mereka bilang kami adalah garda paling akhir. Jadi garda paling depan baik dari Narkoba, penularan Covid-19 maupun dari apapun yang akan merusak kebangsaan, adalah diri kita pribadi,” jelas Trie Utami.

Brigjen (Pol.) Dr Victor Pujiaji, SPB, FICS, DFM, penyuluh anti-narkona BNN, salah satu narasumber yang dihadirkan pada Nusantara Berkisah 3 ini membahas pengalaman para pahlawan yang berusaha menyelamatkan nyawa dari jerat Narkoba. Victor memaparkan slide demi slide tentang fakta penyebaran Narkoba dan bahayanya. Ia juga bermain sulap untuk menunjukkan Narkoba bisa disembunyikan di manapun oleh pelaku.    

“Narkoba bisa disembunyikan di mana-mana,” terang Victor Pujiaji sambil bermain sulap.

Victor juga menjelaskan tentang semua agama memiliki visi sama, antara lain mengajak penganutnya untuk berbuat kebaikan. Ia mencontohkan, dari berbagi kitab suci berbagai agama di Indonesia yang melarang penganutnya meminum minuman keras dan bermabuk-mabukan.

Narasumber lainnya yakni Sri Agustin Tabara, S.Kep., dan Nesvina, S.Kep membahas sepak terjang keduanya sebagai relawan Covid-19 UI.

“Peristiwa menarik ketika saat menjadi relawan, ada pasien yang ditunggui keluarganya dengan sabar. Mereka menunggu di ruang tunggu. Nah di situ keluarganya benar-benar support pasien untuk sembuh. Tapi di sisi lain tetep men-support kami tenaga medis dan kesehatan. Ini luar biasa. Bahkan mereka menyediakan seperti vitamin atau makanan untuk mewujdukan energi kita dalam melayani pasien,” cerita kedua relawan ini.

Berbeda dari dua episode sebelumnya yang lebih mengetengahkan talkshow dan membahas sebuah tema, kali ini lebih menonjolkan penampilan seni seperti seni sulap, tari, dan musik, dan vokal. Meski begitu para narasumber tetap mengedepankan pesan tetap tidak melakukan kejahatan dan kerusakan di muka bumi. Pada episode kali ini lebih menitikberatkan pada tema ‘Mengupas Pahlawan dalam Kehidupan’.

Episode ke-3 Nusantara Berkisah yang merupakan persembahan Makara Art Center UI bekerjasama dengan dengan Sultan TV, Kulturina, Akuindonesia, dan Forum Kebangsaan UI serta didukung Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menampilkan para musisi dan seniman seperti Jhody Yudono, musisi balada dan penggagas musik rumah, Sandiwara Sunda Miss Tjitjih, saxophonis Michael Abel Firdausi dan kelompok musik religi Ki Ageng Ganjur Yogyakarta berkolaborasi dengan Sarah Saputri. Acara yang dipandu Trie Utami dan Ngatawi Al-Zastrouw ini disiarkan langsung oleh Sultan TV dan bisa disaksikan di kanal youtube Makara Art Center UI, FB, twiter, dan instragram.

Ngatawi Al-Zastrouw, Kepala MAC UI menjelaskan, melalui Nusantara Berkisah kali ini, ingin mengajak berpikir bahwa pahlawan tidak hanya mereka yang berjuang di medan perang. “Tetapi juga mereka yang bertaruh nyawa menolong dan menyelamatkan sesama di berbagai bidang kehidupan,” ungkap Zastrouw. (sultantv-01)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru