Sekitar tiga orang tewas dan 67 orang didiagnosis menderita penyakit legionnaires, wabah mematikan yang menyerang Amerika Serikat. Dilaporkan kasus-kasus terpusat di wilayah Harlem pusat New York City.
Penyakit ini ditularkan melalui bakteri dari air atau tanah yang terhirup, dan gejalanya seperti flu. Secara statistik, satu dari sepuluh orang yang terserang legionnaires meninggal akibat komplikasi.
Legionnaires merupakan penyakit jenis pneumonia yang menginfeksi paru-paru disebabkan oleh bakteri legionella. Faktor yang bisa menjadi penyebab terkena penyakit ini antara lain orang lanjut usia, perokok, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Bakteri legionella menimbulkan demam pontiac yang jika tidak diobati dengan baik akan berakibat fatal.
Penyebab utama legionnaires adalah bakteri legionella dalam air atau tanah, biasanya hidup dan berkembang biak di sistem air yang dibuat manusia, yaitu:
- Air conditioner (AC)
- Bak air panas dan pusaran air
- Pipa ledeng rumah
- Air mancur dekoratif
- Kolam renang
- Kolam bersalin
- Air minum
Penyakit ini ditularkan melalui tetesan air yang terjadi lewat pernapasan (terhirup) atau dari tanah yang terkontaminasi bakteri legionella. Gejala dari legionnaires adalah muncul demam melebihi 40 derajat celcius, batuk kering, sesak napas, diare, sakit kepala, nyeri otot, mual, sakit perut, kebingungan, dan batuk berdarah.
Pengobatan legionnaires menggunakan antibiotik yang diberikan melalui pembuluh darah atau dalam bentuk pil untuk ditelan, juga memungkinkan diberikan oksigen lewat selang hidung atau masker oksigen. Dalam kasus serius, penderita memerlukan alat khusus untuk membantu pernapasan seperti ventilasi mekanis.
Penyakit ini bisa dicegah dengan memastikan sistem pengelolaan air terpantau dan dibersihkan secara teratur sehingga tidak menjadi tempat bakteri berkembang biak. Pentingnya menjaga kebersihan terutama yang berkaitan dengan air dan tanah.
[Radika]





