BerandaBERITAMoh Saleh Asnawi : Visi-Misi Pemimpin Banten Jangan Copy Paste!

Moh Saleh Asnawi : Visi-Misi Pemimpin Banten Jangan Copy Paste!

TANGSEL – Tokoh Masyarakat Tangerang Selatan Saleh Asnawi mengungkapkan sosok ideal untuk pemerintahan Provinsi Banten dapat dilihat dari Visi dan Misinya. Hal itu diungkapkannya ketika menjadi narasumber dalam dialog ‘Mencari Pemimpin Banten’ di Lubana Sengkol, Kota Tangerang Selatan.

“Kita harus mencari pemimpin Banten yang bisa membayangkan masa depan Banten melalui riset dan kajian yang sudah ia lakukan. Jangan pilih pemimpin yang visi-misinya copy paste!” tutur Saleh Asnawi, dikutip Selasa (11/10/2022).

“Calon pemimpin yang ideal itu akan kita lihat dari visi dan misinya, yang bisa membayangkan apa yang harus dikerjakan,” tambahnya.

Selain itu, ia menambahkan, untuk memimpin suatu daerah, sosok pemimpin yang baik adalah yang paham dan menguasai sejarah daerahnya.

“Pemimpin Banten harus menguasai sejarah Banten. Jika dia tidak menguasai berarti non-sense untuk menjadi pemimpin,” katanya.

Menurutnya, jika seseorang yang ingin memimpin Provinsi Bantenm, haruslah didasari oleh niat membangun Banten lebih baik lagi, sehingga ia akan rela berkorban untuk mengerahkan segala upaya termasuk mempekerjakan orang-orang yang kompeten untuk memperbaiki Provinsi Banten.

“jadi, kalo niatnya ingin membangun banten seperti jaman dulu. ia akan berpikir untuk lebih dari itu, sehingga ia akan berkorban untuk mencari orang-orang pintar  yang akan benahi Provinsi Banten. dan ada tahapan-tahapan misi yang akan dijalankan. sukses tidaknya pemimpin suatu daerah itu tergantung niatnya,”ucap Saleh.

Diketahui bahwa dialog ‘Mencari Pemimpin Banten’adalah wadah diskusi yang diinisiasi oleh Sultan TV dan Lubana Sengkor yang di pandu oleh Uten Sutendy selaku co-host Kick Tangsel dan Budayawan.

Selain Saleh Asnawi, hadir sebagai narasumber Marinus Gea, Anggota DPR RI, U Saefudin Noor selaku pengusaha dan profesional, serta Lord Rangga, tokoh publik dan influencer. Sementara hadir puluhan peserta yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Aktivis, dan Mahasiswa. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular