BerandaBERITAEnak, Ini Manfaat Kolak Pisang, Menjaga Tubuh Tetap Bertenaga

Enak, Ini Manfaat Kolak Pisang, Menjaga Tubuh Tetap Bertenaga

Manfaat kolak pisang tentu berasal dari zat gizi yang terkandung di dalam komposisinya.

Kuah kolak yang terasa khas berasal dari dua bahan, yakni santan dan gula aren. Jenis pisang yang biasanya digunakan adalah pisang kepok.

Inilah kandungan gizi dan kalori secangkir santan yang setara dengan 240 gram atau 237 ml.

  • Air: 162 gram (g).
  • Kalori: 552 kkal.
  • Protein: 5,5 g.
  • Lemak total: 57,1 g.
  • Serat: 5,28 g.
  • Gula: 8,02 g.
  • Kalsium: 38,4 miligram (mg).
  • Zat besi: 3,94 mg.
  • Magnesium: 88,8 mg.
  • Fosfor: 240 mg.
  • Kalium: 631 mg.
  • Natrium: 36 mg.
  • Selenium: 14,9 mikrogram (mcg).
  • Vitamin C: 6,72 mg.
  • Vitamin B3: 1,82 mg.
  • Folat: 38,4 mcg.

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat kolak pisang, ketahuilah kandungannya dalam satu buah pisang seberat 270 gram.

  • Air: 176 gram.
  • Kalori: 329 kkal.
  • Serat: 4,59 g.
  • Gula: 47,2 g.
  • Pati: 32,4 g.
  • Kalsium: 8,1 mg.
  • Zat besi: 1,48 mg.
  • Magnesium: 97,2 mg.
  • Fosfor: 86,4 mg.
  • Kalium: 1.310 mg.
  • Natrium: 10,8 mg.
  • Selenium: 4,06 mcg.
  • Vitamin C: 49,7 mg.
  • Vitamin B3: 1,81 mg.
  • Folat: 59,4 mcg.
  • Vitamin A: 151 mcg.
  • Beta-karoten: 1.230 mcg.
  • Vitamin K: 77,8 mcg.

Zat gizi dan kalori 100 gram gula aren terdiri dari kandungan berikut.

Sementara itu, satu mangkok kolak pisang memiliki kalori total sebesar 391 kkal.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kolak pisang yang bisa Anda dapatkan.

1. Mengembalikan energi setelah berpuasa

Bahan-bahan yang digunakan kolak pisang memiliki kalori yang cukup tinggi.

Pada dasarnya, asupan tinggi kalori memberikan pasokan tenaga untuk tubuh. Nantinya, energi ini digunakan untuk beraktivitas fisik.

Saat berpuasa, Anda tidak mendapatkan asupan kalori apa pun sehingga tubuh rentan terasa lemas.

Dengan mengonsumsi kolak pisang, kalori yang sudah terpakai selama berpuasa bisa dikembalikan. Jadi, kolak pisang cocok sebagai menu buka puasa Anda.

2. Mengurangi risiko anemia

Manfaat kolak pisang yang satu ini berasal dari kandungan folat dan zat besi pada pisang kepok dan santan. Keduanya berpotensi mencegah anemia.

Kondisi ini muncul ketika tubuh kekurangan hemoglobin atau zat pada sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Zat besi diperlukan untuk memproduksi hemoglobin pada sel darah merah. Sementara itu, folat penting untuk menjaga ukuran sel darah merah agar tidak terlalu besar.

Ketika ukurannya terlalu besar, sel darah merah cenderung membawa hemoglobin lebih sedikit sehingga memicu anemia defisiensi folat.

Meski demikian, Anda tidak bisa mengonsumsi banyak kolak pisang karena asupan ini cukup tinggi kalori dan gula.

3. Menambah asupan kalium

Kalium adalah salah satu mineral yang diperlukan tubuh. Inilah peran kalium di dalam tubuh.

  • Membantu otot dan saraf berkontraksi.
  • Menjaga detak jantung agar tetap normal.
  • Mengedarkan zat gizi ke seluruh sel tubuh.
  • Membuang sisa metabolisme.
  • Mengontrol tekanan darah dengan membuang natrium berlebih melalui urine.

Pada dasarnya, seluruh bahan-bahan pada kolak mengandung kalium. Hanya saja, manfaat kolak pisang ini bisa Anda dapatkan secara maksimal dari pisang kepok.

Sebagai sumber kalium, satu buah pisang kepok mengandung 1.310 mg kalium. Angka kebutuhan gizi kalium harian yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 4.700 mg.

Hal ini berarti bahwa satu buahnya saja bisa membantu memenuhi kebutuhan kalium harian hingga 28 persen.

4. Menjaga rasa kenyang agar lebih lama

Manfaat kolak pisang ini berasal dari kandungan protein dan lemak santan serta serat pisang.

Mengutip studi terbitan Journal of Obesity & Metabolic Syndrome (2020), asupan protein merangsang produksi hormon peptide YY dan menurunkan hormon ghrelin.

Hormon peptide YY berguna untuk menimbulkan rasa kenyang, sementara hormon ghrelin membuat Anda merasa lapar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular