BerandaBERITAPj Walikota Serang Banyak Gaya

Pj Walikota Serang Banyak Gaya

SERANG – Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat dinilai banyak gaya dan terlalu sering pencitraan.

Pengamat Kebijakan Publik Kota Serang Yhannu Setiawan mengatakan bahwa PJ Walikota Serang yang ditempatkan Mendagri untuk menjalankan tugas.

Kata dia, tidak perlu melakukan pencitraan akan tetapi yang penting angka statistik bagus

“Pj Wali Kota Serang sekarang ini banyak gaya, terlalu ngadi-ngadi, dan malah seringnya pencitraan,” kata Pengamat Kebijakan Publik Kota Serang Yhannu Setiawan, Selasa (30/7).

“Beliau itu kan ASN yang ditempatkan Mendagri untuk menjalankan tugas pokok. Jadi tidak perlu pencitraan, yang penting angka statistik bagus,” sambungnya.

Menurutnya, yang dibutuhkan seorang pejabat adalah laporan kinerja, dari tugas yang diberikan oleh Presiden untuk Kota Serang.

Seperti penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Kemudian, penurunan inflasi, hingga penanganan stunting yang merupakan arahan serta program dari Pemerintah Pusat.

“Bukan malah jalan-jalan. Karena beliau itu butuh laporan kinerja, yang mungkin nanti ada evaluasi,” tuturnya.

Menurutnya, PJ Walikota Serang memiliki raport yang banyak angka merahnya dibandingkan dengan pejabat lainnya.

“Bahkan, Kalau mau disimpulkan, kayaknya raport Pj Wali Kota Serang paling banyak merahnya dibandingkan Penjabat lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa tugas penurunan angka inflasi di Kota Serang lebih tinggi dari inflasi Provinsi yang seharusnya berada di bawah Provinsi Banten.

Kata Yhannu, Pj Wali Kota Serang saat ini justru lebih sering memamerkan program-program yang bukan menjadi tugas pokoknya, dan lebih banyak melakukan pencitraan dengan mengatasnamakan kinerja.

“Yang dikemukakan di publik adalah program-program bombastis yang sebetulnya bukan tugas murni seorang Penjabat,” tuturnya.

Lanjutnya, sejak dilantik PJ Walikota Serang hanya bekerja secara formalitas tanpa adanya aksi nyata yang benar-benar berdampak langsung baik pada masyarakat maupun pemerintahan itu sendiri.

“Yang sekarang terbaca ini kebanyakan pencitraan, angka statistiknya jelek semua, bahkan mungkin raportnya merah semua. Mudah-mudahan beliau segera sadar dan mawas diri melakukan perubahan,” katanya.

Kemudian, Pj Wali Kota Serang juga seharusnya menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), hingga membangun solidaritas dengan tokoh agama.

“Termasuk teman-teman media yang selama ini mengawal kinerjanya. Jangan cuma sama pimpinan medianya saja,” ujarnya.

Dia juga meminta Mendagri untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Pj Wali Kota Serang yang sejauh ini dinilai terlalu banyak pencitraan dibandingkan bekerja sesuai dengan tupoksinya.

“Jadi tidak perlu terlalu banyak pencitraan, karena Penjabat itu yang dinilai kinerjanya. Kalau urusan program lainnya biarkan nanti menjadi urusan pejabat administrasi terpilih melalui Pilkada yang mendapat delegasi dari Presiden dan Mendagri,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular