Menyelami Eksotisnya Little Green Canyon Banten

Kekayaan wisata alam di Tanah Banten rasanya tak usah diragukan lagi. Berbagai tempat eksotis nan memanjakan mata tersebar di berbagi penjuru tanah jawara itu. Tidak jauh dari  wisata Pantai Carita di Kabupaten Pandeglang,  terdapat sebuah Taman Hutan Raya (Tahura) Banten yang menyimpan sejuta keindahan alam berupa dua air terjun yang memesona, yaitu Curug Gendang dan Curug Putri. Curug putri yang juga disebut dengan Curug Tahura ini memiliki pesona aliran sungai berair ernih yang diapit oleh dua tebing yang menjulang tinggi. Apitan tersebut membentuk berair hijau.

Selain menawarkan pesona keindahan alamnya yang asri, Curug Putri menawarkan petualangan seru yang akan Anda lalui sepanjang perjalanan menuju ke curug ini. Sebagai kawasan konservasi alam, Tahura dimanfaatkan sebagai media pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kawasan ini pun juga di fungsikan sebagai kawasan wisata yang bisa dinikmati masyarakat. Di pintu utama masuk taman hutan raya ini, pengunjung akan disambut oleh jajaran pohon-pohon besar menjulang tinggi, sinar matahari yang hanya masuk melalui celah-celah dahan pohon membuat udara di sekitarpun terasa lembab dan sejuk. Anda jangan khawatir tersesat, sebab ada papan informasi yang memandu Anda selama di Tahura.

Foto : dirjaphotography.com

Tentu saja curug Putri menjadi tujuan utama di tahura Banten ini, Curug berjuluk little green canyon itu berjarak sekitar 3 kilometer dari gerbang utama yang bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat yang beukuran kecil. Sesampainya di tempat parkir kendaraan, tantangan lainnya untuk bisa sampai ke Curug Putri adalah harus berjalan kaki melewati hutan. Sepanjang perjalanan dari gerbang Tahura hingga Curug Putri, Anda akan disuguhi dengan pemandangan hutan yang indah nan sejuk.

Curug Gendang

Foto : anyersea7.blogspot.com

Masih dalam satu rute dengan Curug Putri di Tahura Banten, gemuruh dan percikan air terjun Curug Gendang bersambut. Jernihnya air membuat pengunjung ingin segera menikmatinya dengan merendamkan kedua kaki setelah lelah berjalan. Airnya terasa dingin dan menyejukkan. Curug Gendang adalah curug yang terlebih dahulu pengunjung bepapasan dengan para pengunjung. Curug tersebut merupakan perpaduan dari hutan yang lebat, jalan setapak yang berliku-liku, panorama alam yang indah, dan air terjun yang jernih. Curug Gendang memiliki  ketinggian sekitar 7 meter  dengan luas 10 meter dan kedalaman 13 meter serta berada di ketinggian 170 meter di atas permukaan laut.

Secara historis, Curug Gendang berasal dari Bahasa Sunda, yaitu “curug” yang berarti air terjun dan “gendang” yang berarti musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditabuh seperti halnya drum pada musik modern. Namun, gendang ini ditabuh dengan menggunakan tangan kosong. Curug gendang sendiri pada awalnya dinamakan Curug Citajur. Namun karena suara gemericik airnya seperti tabuhan gendang, maka masyarakat setempat kemudian menyebutnya dengan sebutan Curug Gendang.

Curug gendang tidak selalu dibuka untuk umum. Jika air sedang deras pengunjung hanya bisa menikmati curug gendang dari atas atau titik jatuhnya air terjun tersebut, meski begitu jika memungkinan pengunjung bisa merasakan langsung kejernihan air  Curug Gendang. Objek wisata alam Curug Gendang Banten ini juga menyimpan sejarah perjuangan di masa penjajahan Belanda. Menurut masyarakat setempat, di sini juga banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin melihat wilayah persembunyian para pahlawan saat melawan kolonial.

Curug Putri atau Little Green Canyon Banten

Foto :  hipwee.com

Jika curug pada umumnya hanya pemandangan air yang jatuh berjuntai dari ketinggian tertentu, di little green canyon Anda akan menemukan pemandangan yang tak biasa. Ya, dua tebing yang mengapit sungai berair hijau dan dangkal. Lantaran tempatnya seperti green canyon di Pangandaran, Jawa Barat, tak berlebihan jika Curug Putri diganjar dengan sebutan little green canyon. Untuk bisa sampai bisa sampai di bawah air terjun, Anda harus menyusuri ngarai ini dengan terpaan air terjun. Jarak pertama pada saat menjejaki aliran sungai surug putri kurang lebih sekitar 5-7 meter.  Celah antara dua tebing masih cukup lebar dan masih bisa dilalui oleh beberapa orang.

Kemudian setelah maju sejauh 10-15 meter, pada bagian ini celah sudah agak menyempit. Selanjutnya mulai dari titik tersebut, pengunjung telah mendekati titik akhir dari air terjun Putri Tahura. Itu bisa di pastikan melalui dinginnya dinding tebing, percikan air, suara deburan dan jalur yang semakin sulit di lalui. Jadi, Anda wajib membawa baju ganti untuk sampai di tempat ini. Berjalan di sungai kecil diantara celah tanah lempung merupakan sensasi yang luar biasa. Apalagi, air sungai yang jernih membuat keraguan seakan sirna untuk membasahi rag yang lelah setelah berjalan kaki dengan medan yang cukup meanntang.

Soal kemanana, tak perlu khawatir, selama menyusuri jalur air, pengunjung akan di fasilitasi dengan ban pelampung dan pemandu. Biasanya sang pemandu akan membantu Anda menarik ban yang dikenakan. Beberapa pemandu siap siaga menyebrangkan para pengunjung menggunakan tali jika pengunjung tidak bisa berenang. Meskipun sudah dijaga oleh pemandu, ada baiknya untuk tetap memperhatikan keselamatan diri dan barang  bawaan Anda.

Usahakan untuk selalu membawa kamera tahan air atau ponsel berkamera. Sebab, ada banyak momen dan tempat indah yang bisa diabadikan oleh kamera Anda. Selain tempatnya yang indah, banyak objek menarik lainnya bisa di ambil gambarnya. Banyak angle yang bisa diambil. Curug Putri Tahura memiliki tebing-tebing tinggi mencapai 5 hingga 7 meter. Tebing ini bisa menjadi eksotisme tersendiri buat para pengunjung. Lekukan tebing yang sempit tetapi telihat cantik, sungai yang jernih dengan gradasi warna yang menawan hingga rerimbunan hijau. Cocok untuk eksis di sosial media.

Tapi ingat ya, jangan pernah merusak atau mencemari alam dengan menjaga kebersihan.  Lebih daripada itu, setiap pengunjung juga wajib menjaga kelestarian alam air terjun ini. Sebab, anugerah alam ini harus dinikmati oleh generasi yang akan datang juga ya.  Sudah berencana melepas penat ke Curug Putri Tahura? Setelah tahu akan berbagai keindahannya, yakin tidak ingin ke sini?

 

 

(Visited 36 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.