Memberikan Perubahan di Daerah Kelahiran, Alasan Lian Firman Terjun ke Dunia Politik

Kehadiran para selebritas di panggung politik, bukan hanya terjadi di berbagai negara di dunia tapi juga Indonesia. Termasuk Banten. Pada Pilkada serentak tahun ini, aktor Lian Firman, menjajaki panggung politik sebagai calon wakil Walikota Cilegon mendampingi Ali Mujahidin.

Selain Lian Firman, selebritas lain, Sahrul Gunawan juga maju di Pilkada Kabupaten Bandung pada musim Pilkada 2020. Popularitas Sahrul Gunawan diyakini bisa merebut suara pada Pilkada Kabupaten Bandung tahun ini. Sahrul didapuk menjaadi calon wakil Bupati Bandung mendampingi Dadang Supriyatna.

Kepada Sultan TV, Lian Firman menjelaskan, motivasi terbesarnya terjun ke dunia politik untuk memberikan perubahan di kota kelahiran Cilegon agar lebih baik, berkualitas, dan unggul. Menurut aktor puluhan FTV dan sinetron ini, cukup banyak selebritas yang memutuskan terjun ke dunia politik. Namun ia enggan mengomentari, karena itu menjadi urusan masing-masing individu.

“Secara pribadi nggak bisa memberikan pendapat buat teman-teman saya yang sesama aktor atau public yang maju ke Pilkada. Karena tujuan saya pribadi masuk atau terjun ke kontestasi Pilkada Cilegon adalah sebagai putra daerah. Bukan karena saya artis bukan karena saya public figure. Itu adalah profesi saya yang melekat di diri saya. Lebih atas keprihatinan saya. Cilegon buat saya adalah kota yang seharusnya bisa maju, memiliki sarana dan prasarana yang baik. Ini di kacamata saya masih cukup tertinggal. Jadi itulah alasan yang mendasari saya ikut dan maju di kontestasi Pilkada di 2020 ini,” jelas aktor yang dikenal lewat perannya di sinetron Cinta Fitri dan Cinta Bunga ini kepada Sultan TV, Rabu (30/9/2020).

Reaksi para fans saat tahu tahu ia terlibat politik, Lian Firman bilang, sebagian besar men-support, memberikan dukungan dan doa. “Dan kebetulan masyarakat Cilegon juga dukungannya luar biasa karena kalau tanpa dukungan masyarakat, saya dari jalur independen bukan dari parpol, jadi saya maju tidaknya sebagai calon wakil walikota Cilegon Pak Haji Mumu atau Pak Haji Ali Mujahidin, saya kira saya tidak mungkin pada tahapan sebagai calon wakil walikota tahun ini. Jadi, peran penting dukungan dari masyarakat yang ingin memaajukan Kota Cilegon, menjaadi spirit dan semangat saya untuk maju terus dalam berkontribusi ke kota kelahiran saya,” papar Lian Firman.

Saat ini, ia mengaku prihatin dengan kondisi RSUD Cilegon, yang sebenarnya kondisi SDM (sumber daya manusi) sudah cukup baik. Cuma masalah pengelolaannya. Kesehatan menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat. Jika rumah sakitnya saja belum bisa memberikan pelayanan yang baik, lalu jika masyarakat sakit akan membutuhkan pertolongan kemana.

“Rumah sakit jadi tolak ukur seberapa maju Kota Cilegon. Jadi buat saya denga kondisi rumah sakit yaang sekarang, masih sangat jauh sekali. Saya pengen rumah sakit di Cilegon itu baik,” jelasnya.

Permasalahan lain seperti banjir dan pengangguran juga menjadi hal yang dipikirkan. Namun Lian Firman sadar, jika ia terpilih nanti, waktu lima tahun bukanlah waktu yang cukup. Tapi ia ingin memulai segala sesuatunya dengan niat baik. Ingin mengubah supaya lebih baik.

Untuk fokus di bidang politik, menunaikan amanat, Lian Firman akan mengenyampingkan dunia entertainment. Menurutnya, ini adalah sebuah tanggungjawab yang bukan main-main. Menurutnya, ini adalah amanah untuk memberikan sesuatu yang baik kepada masyarakat.

“Saya berharap, hal-hal yang baik untuk kota kelahiran. Siapapun pemimpinnya, siapapun yang terpilih, buat saya harus amanah. Angka pengangguran turun, bajir teratasi, birokrasi harus bisa melayani dengan baik. Jangan lagi ada pejabat yang korupsi. Bagaimana masyarakat  bisa sejahtera kalau pejabat masih ada yang korupsi,” pungkasnya. (sultantv)  

(Visited 79 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.