Libur Panjang Oktober, Tempat Wisata di Kota Serang Tidak Akan Ditutup

Libur panjang akhir Oktober 2020 ini, Walikota Serang Syafrudin menegaskan tidak akan menutup tempat wisata di Kota Serang. Penetapan libur panjang dan cuti bersama pada 28 hingga 30 Oktober 2020 ini berkenaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Libur panjang tentunya kita pemerintah Kota Serang tidak akan menutup tempat wisata akan tetapi membatasi, kami akan perketat baik dari TNI, Polri, Satpol PP untuk mengawasi tempat wisata agar tidak berjubel (desak-desakan),” kata Walikota Serang ini pada Selasa (20/10/2020).

Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Menurut Syafrudin, Kota Serang saat ini sudah mengalami pelonjakan angka kesembuhan pasien yang terkonfirmasi covid-19.

 “Kalau lihat keadaan sekarang ini mulai banyak yang sembuh. Kalau tidak salah isolasi mandiri 46, yang sembuh 49 orang, yang meninggal 12 orang, rawat 18 orang. Artinya banyak yang sembuh masyarakat jangan terlalu takut ternyata banyak yang sembuh,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi adanya penumpukan di tempat wisata pada libur panjang pekan depan, Syafrudin memilih melakukan pengetatan penjagaan di seluruh lokasi wisata di Kota Serang.

“Sebenarnya kelemahan (karena) alat PCR kita belum punya. Kalau mau swab di provinsi hasilnya juga 4 sampai 5 hari tidak hari itu juga hasilnya keluar. Sebenarnya pasien yang di-swab itu banyaknya hanya indikasi saja tidak terpapar tapi indikasi,” sambungnya. (sultantv)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.