Libur Panjang, Gubernur Banten Bebaskan Warganya Berlibur ke Luar Kota

Merespons momen libur panjang cuti bersama dari 28 Oktober hingga 1 November ini, Gubernur Banten Wahidin Halim tidak melarang warganya terutama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten untuk berlibur atau berwisata ke luar kota. Meski begitu, Wahidin mengingatkan masyarakat saat berlibur pada suasana masih pandemi ini tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

“Enggak dilarang (berlibur), jangan nakut-nakutin rakyat,” kata Wahidin kepada wartawan di Gedung DPRD Banten. Selasa (27/10/2020).

Wahidin menuturkan, pihaknya sudah mengingatkan kepada pengelola lokasi wisata agar melakukan pembatasan sosial saat libur panjang akhir pekan. Diketahui, pemerintah menjadikan 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pada 29 Oktober. Dengan demikian, akan ada libur panjang selama lima hari, yaitu pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

“Pariwisata sudah kita ingatkan tetap melakukan pembatasan pembatasan sosial. Jawa Barat sudah melarang itu, menutup beberapa lokasi, Lebak sudah termasuk menutup wisata, yang saya tunggu Serang sama Pandeglang,” katanya ditemui di Sekretariat DPRD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (27/10/2020.

Sejauh ini ia melihat kesadaran masyarakat dan tindakan yang dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19 sudah terbilang baik. Ini ditunjukkan dengan peta zona risiko penularan Covid-19 yang berada pada posisi oranye.

“Kedua penanganan di rumah sakit, di rumah singgah di kota dan kabupaten itukan cepat penanganannya, tracing juga cepat, tracking cepat,” ujar Wahidin Halim.

Terhadap langkah Bupati Lebak yang menutup obkek wisata saat libur panjang cuti bersama, keputusan tersebut seharusnya diikuti kepala daerah lainnya guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Di tempat terpisah, Kapolda Banten, Irjen Pol. Fiandar mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan penerapan protokol kessehatan terkait pencegahan Covid-19 saat libur panjang akhir pekan. Langkah dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis guna mencegah penularan Covid-19 saat liburan.

“Agar tetap sehat dan aman, pilihan terbaik masyarakat untuk berada di rumah saja (stay at home) dan selalu menggunakan masker dimana saja,” tuturnya kepada Kabar Banten.

Pada pelaksanaannya Polda Banten akan menggandeng TNI, Gugus Tugas Covid, Pemda dan seluruh lapisan elemen masyarakat lainnya untuk aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Adapun, lokasi patroli akan dilaksanakan di beberapa tempat yang berpotensi muncul kerumunan massa. Seperti tempat wisata Pantai Anyer, Pantai Carita, Pasar, Rest Area, Stasiun Kereta Api, wisata pemandian di kecamatan-kecamatan lain, Pelabuhan Merak, Kawasan Banten Lama dan terminal.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat libur panjang. Dengan cara memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer. [sultantv]

(Visited 6 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.