31.5 C
Serang
Tuesday, July 27, 2021
spot_img

Lebih Sehat Mana, AKonsumsi Buah Kering atau Buah segar?

Buah kering adalah buah yang hampir semua kandungan airnya dihilangkan melalui metode pengeringan. Buah menyusut selama proses ini, menyisakan buah kering kecil yang padat energi contohnya kismis adalah jenis yang paling umum, diikuti oleh kurma, plum, buah ara, dan aprikot. Varietas buah kering lainnya juga tersedia, terkadang dalam bentuk manisan (dilapisi gula).

Sepotong buah kering mengandung jumlah nutrisi yang hampir sama dengan buah segar, tetapi dipadatkan dalam kemasan yang jauh lebih kecil. Berdasarkan beratnya, buah kering mengandung hingga 3,5 kali serat, vitamin, dan mineral dari buah segar.

Oleh karena itu, satu porsi dapat memberikan persentase besar dari asupan vitamin dan mineral yang direkomendasikan setiap hari, seperti folat. Namun, ada beberapa pengecualian. Misalnya, kandungan vitamin C berkurang secara signifikan saat buah dikeringkan. Buah kering umumnya mengandung banyak serat dan merupakan sumber antioksidan.

Beberapa produsen menambahkan pengawet yang disebut sulfit ke buah kering mereka. Hal ini membuat tampilan buah kering lebih menarik, karena mengawetkan buah dan mencegah perubahan warna. Ini berlaku terutama untuk buah-buahan berwarna cerah, seperti aprikot dan kismis. Beberapa orang mungkin sensitif terhadap sulfit, dan mungkin mengalami kram perut, ruam kulit, dan serangan asma setelah menelannya. Maka demikian buah segarlah lebih bermanfaat untuk dikonsumsi ketimbang buah kering, namun jika ini hanya untuk cemilan semata dan tidak untuk tiap hari dikonsumsi masih bisa dimakan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,600PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru