SERANG, Sultantv.co – Keputusan Polda Banten menangkap seorang influencer Tiktok, Mahesa Al Bantani alias Saepudin, mendapat dukungan penuh dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Serang.
Ketua PC IPNU Kota Serang, M. Hajiji Fatah menilai tindakan ini sebagai keputusan tepat dalam menangani oknum-oknum penyebar provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan keamanan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan tegas Polda Banten dalam menangani kasus-kasus provokatif. Ketegasan ini sangat penting agar masyarakat merasa aman dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merusak kerukunan,” kata Hajiji, kepada wartawan, Rabu 23 Juli 2025.
Diketahui, Mahesa Albantani alias Saepudin, ditangkap Polda Banten beberapa hari lalu usai melakukan ancaman terhadap KH Matin Syarkowi, melalui konten-konten di media sosialnya. Sehingga, dirinya diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Untuk itu, IPNU Kota Serang menyatakan sikap tegas dalam menjaga marwah ulama serta keutuhan Banten, dari segala bentuk provokasi dan narasi yang dapat memecah belah persatuan umat.
Organisasi pelajar Nahdliyin, lanjut Hajiji, tidak akan tinggal diam terhadap upaya-upaya yang mengarah pada perpecahan, khususnya yang menyasar para ulama sebagai simbol persatuan dan moral masyarakat Banten.
“Kami di IPNU Kota Serang bersatu untuk menjaga kehormatan ulama dan nama baik Banten. Ulama adalah panutan kami, penjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Maka segala bentuk provokasi dan narasi kebencian terhadap mereka harus kita lawan bersama,” tegasnya.
Dia pun menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya pelajar dan pemuda Nahdliyin, untuk lebih waspada terhadap penyebaran informasi yang menyesatkan, termasuk melalui media sosial.
“Banten punya sejarah panjang perjuangan dan peran besar ulama dalam membangun karakter bangsa. Jangan sampai warisan ini tercoreng oleh ujaran kebencian dan adu domba yang tidak bertanggung jawab,” lanjut Hajiji.
Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, IPNU Kota Serang berkomitmen akan terus memperkuat program kaderisasi, pendidikan, dan literasi digital di kalangan pelajar untuk menangkal pengaruh buruk provokasi yang mengancam keharmonisan sosial.
“Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga marwah organisasi NU sebagai benteng Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang moderat, toleran, dan cinta tanah air,” tutup Hajiji. (Roy)



