27.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Konsumsi Makanan Frozen Food Setiap Hari, Apa Bahayanya?

Dari daging, kentang, hingga buah-buahan beraneka warna, Anda kini bisa menjumpai hampir semua bahan makanan dalam bentuk frozen food. Di balik reputasinya yang tidak sebaik makanan segar, frozen food sebenarnya tidak melulu jahat bagi tubuh.

Esther Ellis, MS, RDN, LDN, seorang ahli gizi perawatan paliatif di AS, menyebutkan bahwa proses pembekuan tidak menjadikan suatu makanan menyehatkan atau tidak. Hal ini sepenuhnya tergantung pada kandungan gizi bahan makanan itu sendiri.

Bahan makanan Anda pada dasarnya selalu melewati proses yang sama, dari proses panen, penyortiran, pencucian, hingga pengemasan. Jadi, tidak ada perbedaan nilai gizi antara sayuran beku dan sayuran segar, ataupun daging beku dan daging segar.

Jika Anda khawatir akan dampak makan frozen food, coba ingatlah fakta unik yang satu ini: proses pembekuan justru bisa mempertahankan kesegaran dan kandungan beragam vitamin dari suatu bahan makanan.

Pada kondisi tertentu, frozen food bahkan bisa mengandung vitamin dan mineral dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan makanan segar. Ini karena zat gizi bisa rusak akibat suhu tinggi, cahaya matahari, air, dan faktor-faktor lainnya.

Secara umum, proses pembekuan tidak mempengaruhi jumlah kalori total, karbohidrat, protein, serta lemak dalam bahan makanan Anda. Namun, tekstur dan rasa makanan beku mungkin tidak sebaik makanan segar karena kandungan airnya berkurang.

Dampak makan frozen food setiap hari

Meskipun frozen food memiliki kandungan gizi yang sama dengan makanan segar, tidak berarti Anda bisa mengonsumsinya setiap hari. Pasalnya, kebanyakan frozen food yang Anda temukan di pasar swalayan merupakan makanan yang sudah diolah.

Lebih tepatnya, makanan tersebut merupakan makanan olahan yang disajikan dalam bentuk beku, seperti sosis, bakso, atau kentang siap goreng. Dengan kata lain, frozen food yang demikian bukanlah makanan segar yang dibekukan.

Di bawah ini sejumlah dampak negatif dari makan frozen food.

1. Meningkatkan risiko hipertensi

Makanan olahan kemasan biasanya tinggi natrium, begitu pun dengan yang dibekukan. Contohnya sepotong lasagna beku bisa mengandung 900 miligram natrium. Asupan natrium lebih dari 2.300 mg per hari merupakan penyebab utama hipertensi.

2. Mengandung banyak zat aditif

Makanan kemasan biasanya juga mengandung banyak zat aditif, seperti pengawet makanan, penguat rasa, dan pemanis buatan. Konsumsi zat aditif yang berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit degeneratif pada kemudian hari.

3. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Salah satu dampak makan frozen food yang paling umum ialah bertambahnya asupan lemak jenuh dan lemak trans. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal jantung.

4. Menyebabkan kelebihan berat badan

Selain tinggi lemak, makanan olahan yang dibekukan juga mengandung banyak kalori. Makanan olahan beku juga tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan segar. Akibatnya, Anda jadi sering merasa lapar dan cenderung makan berlebihan.[]

Sumber: hellosehat.com

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru