More

    Komplain Terkait VAR, Mikel Arteta Disemprot Eks Striker Chelsea

    Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengeluhkan kinerja wasit dan tim VAR saat bersua Newcastle United, Minggu (5/11/2023) dini hari WIB. Akibat komplain tersebut, Arteta dikritik eks striker Chelsea, Chris Sutton.

    Melawat ke markas Newcastle di St. James’ Park pada laga pekan ke-11 Premier League, Arsenal menyerah dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan The Magpies disarangkan Anthony Gordon pada menit ke-64.

    Selepas pertandingan, Mikel Arteta dalam wawancara dengan berapi-api mengecam keputusan wasit lapangan dan wasit VAR yang mengesahkan gol Gordon.

    “Kita harus berbicara tentang hasilnya, karena Anda harus berbicara tentang bagaimana mereka membantu gol ini bisa tercipta dan itu luar biasa. Saya merasa malu,” ujar Arteta.

    “Tetapi saya harus menjadi orang yang sekarang datang ke sini untuk coba membela klub dan mohon bantuannya karena sangat memalukan jika gol ini disahkan, itu benar-benar memalukan,” lanjut eks gelandang Arsenal tersebut. 

    Eks striker Chelsea, Chris Sutton, merasa aneh dengan kemarahan yang ditunjukkan Arteta. Sutton menilai Arteta tak seharusnya marah dengan pihak lain alih-alih mengevaluasi performa Arsenal.

    “Saya pikir dia membuat dirinya terlihat seperti badut. Saya tahu semua orang bisa berkata: ‘yah, ini bagus dan ini permainan yang emosional’. Dan saya mengerti,” ujar Sutton dalam podcast It’s All Kicking Off! di Daily Mail.

    “Tetapi ketika dia mencaci-maki para pejabat, bagaimana kalau dia mengendalikan hal-hal yang bisa dia kendalikan?” tambahnya.

    Sutton menggarisbawahi dua kebijakan Arteta yang seharusnya lebih dipersoalkan ketimbang harus mengecam kinerja pengadil laga. Dua kebijakan tersebut adalah tetap memainkan Kai Havertz dan David Raya sebagai starter.

    “Bagaimana dengan desakan Arteta untuk memainkan Kai Havertz? Anda tahu, berapa kali lagi dia akan memberinya kesempatan di Arsenal?” kata Sutton.

    “Dia coba memenangkan gelar Premier League. Bagaimana dengan David Raya yang mengepakkan tangannya terhadap umpan silang yang mengawali proses terjadinya gol? Dia bisa mengendalikan hal-hal itu,”

    “Jadi, ketika dia melayangkan pukulan ke kiri, kanan, dan tengah di PGMOL dan wasit pada hari itu, mungkin dia harus melihat dirinya sendiri.”[]

    Sumber: bola.com

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    43,400PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru