27.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Kepemimpinan Wahidin Halim-Andika Hazrumy Dinilai Gagal Mereformasi Birokrasi

Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa mengatakan, mundurnya dua Sekretaris Daerah (Sekda) dan beberapa pejabat di Provinsi Banten dalam satu periode kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy merupakan catatan sejarah baru.

“Ini rekor dan catatan sejarah baru, serta menunjukkan bahwa ada kegagalan kepemimpinan untuk membangun struktur birokrasi yang tangguh dalam mewujudkan janji-janji kampanye pada Pilgub yang lalu,” kata Yeremia saat dikonfirmasi, Rabu (25/8/2021).

Yeremia menilai, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy gagal dalam menjalankan reformasi birokrasi di Provinsi Banten. Dikatakannya, hal itu berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat.

Selain itu, Aktivis Anti Korupsi Uday Suhada menyebut, mundurnya Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al-Muktabar mengkonfirmasi komunikasi birokrasi di lingkungan pemerintah Provinsi Banten buruk.

Disebutkannya, antara pemimpin daerah dan pucuk pimpinan Aparatar Sipil Negara (ASN) tidak harmonis.

“Kan kepala daerah punya visi yang dibawa, kemudian jika tidak baik komunikasinya dengan eksekutor, dalam hal ini Sekda sebagai pucuk pimpinan ASN, bisa disimpulkan pemerintah daerah  tidak harmonis,” ungkap Uday, Jum’at (27/8).

Menurut Uday, soal mundurnya Sekda adalah pilihan gentleman seorang pejabat. Ia menduga, Sekda sudah tidak nyaman dan masukannya sebagai Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) dan Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Banten tidak pernah diterima oleh Gubernur.

”Soal mundurnya pak Sekda, saya kira itu pilihan yang gentleman,” cetusnya. Uday meyakini kondisi tersebut akan berdampak pada roda pemerintahan dan pelayanan di Provinsi Banten.

Diketahui, sebelum Al-Muktabar, Ranta Suharta juga mengundurkan diri sebagai Sekda Banten pada 2018. Lalu, seluruh pejabat di Dinas Kesehatan mulai dari eselon III dan IV juga melakukan hal yang sama setelah adanya penetapan tersangka kasus korupsi masker yang disidik Kejati pada Mei 2021.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru