SERANG, Sultantv.co – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Galih Pakuan kembali menyalurkan bantuan atensi kepada 100 keluarga penerima manfaat (KPM) terdiri dari lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak di Kota Serang.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia di halaman kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Selasa 31 Maret 2026.
Sebelumnya, Sentra Galih Pakuan juga telah mendistribusikan bantuan atensi kepada sejumlah orang tua murid Sekolah Rakyat di wilayah Ibukota Provinsi Banten tersebut pada Februari 2026 lalu.
Nur Agis Aulia menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah menerima bantuan dari Sentra Galih Pakuan atas atensi Kemensos untuk diserahkan kepada 100 orang KPM mulai dari lansia, disabilitas, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.
Bantuan yang diberikan mencakup alat bantu seperti kursi roda, paket sembako atau nutrisi, serta sarana peralatan kamar tidur.
”Alhamdulillah Pemkot Serang mendapatkan bantuan dari Sentra Galih Pakuan atensi Kementerian Sosial. Ada lansia, disabilitas, anak, dan kelompok rentan. Total nilanya Rp172 juta untuk 100 orang,” ujar Agis.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Serang dalam menangani kebutuhan masyarakat rentan, yang didukung oleh sistem pendataan terpadu yang baru saja dirilis dan akan diperbarui setiap tiga bulan.
”Salah satu hal yang sedang dikejar adalah BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, supaya masyarakat Kota Serang dapat jaminan kesehatan,” katanya.
Melalui sistem data terpadu tersebut, lanjut Agis, Pemkot Serang juga berupaya mencegah tumpang tindih data PKM dan memastikan distribusi bantuan yang merata.
Masyarakat yang sudah menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) akan tercatat secara jelas, sedangkan yang belum akan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan dari sumber lain seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Corporate Social Responsibility (CSR), maupun lembaga filantropi lainnya.
”Supaya semuanya bisa merata dapat bantuan. Biar gak itu-itu aja yang dapat bantuan. Gak boleh tumpang tindih, karena sudah satu data,” terang dia.
”Nanti Dinsos merekap tuh, nanti yang belum bisa kita coba prioritaskan kalau ada peluang lain misalkan CSR, Baznas atau lembaga lainnya,” tambah Agis.
Untuk mensejahterakan kelompok rentan dan masyarakat miskin, Pemkot Serang menjalankan beberapa program utama, antara lain bantuan langsung seperti yang disalurkan hari ini, Program Sekolah Rakyat untuk pendidikan anak-anak, serta pendirian Kelompok Usaha Bersama dengan pendampingan kegiatan ekonomi.
”Jadi semuanya kita coba optimalkan untuk membantu kelompok rentan atau masyarakat miskin untuk keluar dari kemiskinan,” ucapnya.
Agis juga mengajak seluruh komponen masyarakat di Kota Serang untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam menangani kebutuhan masyarakat kurang beruntung maupun menengah ke bawah, dengan melakukan pendataan menyeluruh terkait cakupan bantuan dari pusat, provinsi, hingga kota.
”Bagi yang belum, nanti kita coba carikan alternatif melalui CSR dan lembaga filantropi lainnya. Jadi kita mengajak kolaborasi untuk sama-sama menangani masyarakat yang kurang beruntung atau masyarakat menengah ke bawah,” tandasnya. (Red/ RG)





