Kemenangan atas Malaysia Jadi Harga Mati untuk Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, tidak kenal tawar-menawar. Mengawali putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, dia mengatakan kemenangan atas Malaysia menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia.

McMenemy telah bekerja keras mati-matian dalam meracik skuat  Timnas Indonesia. Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan digembleng selama hampir dua pekan untuk melawan Malaysia dan partai lainnya menghadapi Thailand.

Timnas Indonesia akan memulai petualangannya di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan melawan Malaysia pada 5 September 2019 dan Thailand lima hari berselang. Dua laga itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.

“Saya hanya mau menang melawan Malaysia. Bagaimanapun caranya. Saya hanya mau menang,” kata McMenemy kepada wartawan, Jumat (30/8/2019). 

Sebagai persiapan menghadapi dua pertarungan itu, McMenemy memanggil 24 pemain ke  Timnas Indonesia. Termasuk, enam sosok naturalisasi yang meliputi Victor Igbonefo, Otavio Dutra, Stefano Lilipaly, Greg Nwokolo, Osas Saha, dan Alberto Goncalves.

Seusai beruji tanding melawan Bhayangkara FC, Rabu (28/8/2019), pemusatan latihan (training centre)  Timnas Indonesia di Bogor berakhir. Kini, tim berjulukan Skuat Garuda itu berkumpul di Jakarta.

“Kami hanya berlatih internal game saja di Jakarta. Saya tidak mau terlalu melibatkan pemain dalam situasi pertandingan,” imbuh McMenemny.

“Karena para pemain saya juga sudah banyak bertanding di kompetisi,” tutur arsitek berusia 41 tahun tersebut.[]

(Visited 7 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.