BerandaBERITAKeluarga Diharapkan Jadi Benteng Terakhir Pencegahan Korupsi

Keluarga Diharapkan Jadi Benteng Terakhir Pencegahan Korupsi

SERANG – Peran keluarga diharapkan menjadi benteng terakhir pencegahan terjadinya tindak Korupsi. Hal itu dikarenakan, beberapa kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melibatkan keluarga.

“Keluarga diharapkan sebagai benteng teraKhir agar orang tidak korupsi,” kata Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana kepada wartawan di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Rabu (12/7).

Kata dia, kasus Korupsi yang ditangani KPK saat ini sudah melibatkan keluarga, contoh korupsi yang melibatkan keluarga yakni ayah yang melibatkan anaknya saat melakukan korupsi.

“Kasus korupsi di KPK sekarang sudah melibatkan keluarga, ayah dengan anaknya, suami dengan istrinya,” ujarnya.

Selain itu, ada juga kasus korupsi yang melibatkan pembantu rumah tangga, dan supir untuk melakukan tindakan pencucian uang.

“Supir tindakan pencucian uang,” tuturnya.

Ia mengharapkan agar keluarga menjadi benteng terakhir agar tidak terjadinya tindak korupsi. Bukan keluarga yang terlibat dalam kejahatan korupsi.

“Keluarga diharapkan sebagai benteng teraKhir agar orang tidak korupsi. Keluarga yang diharapkan menjadi benteng terakhir malah terlibat korupsi,” katanya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan KPK telah membuka teknis dalam rangka membangun warga yang berintegritas.

“Telah membuka bagian teknis dalam rangka kita membangun warga yang berintegritas, Modal dasar kita membangun,” katanya.

Ia juga mendukung apa yang telah dilakukan KPK, sebagai manusia biasa perlunya saling mengingatkan.

“Saya dukung kita untuk memastikan berjalan dengan baik di Provinsi Banten dan tadi kita mengetahui bersama bahwa kita manusia biasa oleh karenanya moment saling mengingatkan ini penting sekali,” pungkasnya. [Fik]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular