BerandaBERITAKedelai Meroket, Pengrajin Tahu Terancam Gulung Tikar

Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu Terancam Gulung Tikar

Harga kedelai yang naik satu tahun terakhir ini membuat para pengrajin tahu banyak yang gulung tikar. Salah satunya pengrajin tahu Abdul Rohman Warga Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak-Banten.

Abdul Rohman bahkan menyampaikan bahwa sudah banyak pengrajin tahu yang menutupi modal dengan menjual motor dan barang berharga lainnya demi menutupi kerugian. Abdul sampaikan pesan dan harapannya kepada menteri pertanian. Ia meminta Indonesia menanam sendiri kedelainya di atas lahan tanah air yang masih luas.

“Boleh harga kedelai naik, tetapi harga tahu di pasaran harus naik biar seimbang. Ini mah harga kedelai naik tapi harga tahu pasaran gak naik” ungkapnya, Rabu (3/6).
“Pak Menteri harus tahu masalahnya ini karena harga kedelai ini, sama seperti harga beras,” keluhnyanya. Keadaan yang dialami oleh pengrajin tahu ini merupakan keadaan terburuk, untuk beberapa tahun terakhir. Mengingat harga kedelai yang harganya sudah tidak masuk akal.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular