JAKARTA – Direktur Eksekutif Center for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Pasrani Mendrofa, memberikan analisis terkait calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Menurutnya siapa pun bisa berpolemik dan menjadikan hal tersebut sebagai diskursus. “Jika isunya soal sosial-politik dan outputnya menjadi polemik itu artinya demokrasi masih hidup di Indonesia,” ucap Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA, dalam talshow Bicang Hari Ini di Sultan Tv, Senin (21/2/2022).
Selain itu, Herry mengingatkan bahwa Presidenlah yang memiliki hak prerogratif soal jabatan Kepala Badan Otorita IKN. “Lagipula kan kandidat calon Kepala Badan Otorita itu ada di tangan Presiden, meskipun berpolemik tentunya Presiden adalah orang yang paling mengerti siapa yang tepat untuk menjabat posisi ini,”ujarnya.
Terkait saiapa sosok yang pantas meminpin IKN, Herry Mendrofa mengatakan, pemimpin IKN Nusantara harus memenuhi beberapa unsur.
“Sebaiknya IKN Nusantara dipimpin oleh kalangan profesional agar benar-benar berintegritas, independen, dan berkomitmen tinggi,” tegas Herry.
Dia mengatakan, ada beberapa sosok yang mana layak memimpin IKN.
“Saya kira dari kalangan profesional ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, eks Menristek Bambang Brodjonegoro, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” katanya.
“Banyak juga calon lainnya, semuanya layak sepanjang memenuhi kriteria yang dibuat oleh Presiden,” tambahnya.
Dia pun mengimbau bahwa saat ini publik sebaiknya berfokus pada proses pengawalan terhadap implementasi APBN yang akan digunakan sebagai sumber dana pembangunan di IKN.
“Fokus kita adalah mengawal implementasi APBN yang benar dan tepat penggunaanya di IKN, jangan sampai praktik-praktik koruptif dan maladministrasi akan mewarnai proyek ini kedepannya,” tutur Herry. []




