Merpati sejak zaman perang digunakan sebagai burung pengantar pesan dan pergi berpuluh-puluh kilometer meninggalkan sarangnya. Namun meskipun begitu mereka dapat kembali ke sarangnya tanpa menemukan masalah. Para peneliti hingga kini masih belum menemukan apa hal ajaib yang ada di balik kemampuannya tersebut, namun beberapa menyimpulkan bahwa merpati bisa melakukan hal serupa sebab telah dilatih untuk balapan dan kembali ke sarangnya meski pergi sejauh apapun.
Merpati pos menjadi pengantar surat karena memiliki fisik yang mumpuni. Cocok ketika menghadapi kondisi ekstrem seperti angin laut.
Merpati pos memiliki leher panjang dan fleksibel, kepala besar memberikan kapasitas bagi otak yang besar, tubuh kompak, kaku, dan bagian vital terlindung dengan baik dari serangan musuh, dikutip dari Levi 1945.
Tubuh yang ramping dan langsing, serta otot kuat yang bidang, ikut mempermudah merpati pos dalam menerjang angin laut yang besar dan kondisi tidak terduga lainnya.
Daya ingat
Merpati pos termasuk burung yang pintar dan memiliki daya ingat kuat. Kecerdasan mengingatnya menjadi sebab utama merpati pos layak jadi burung pengantar pesan. Merpati pos mampu ingat arah kembali ke sarangnya.
Merpati pos baru boleh dilatih sejak usia 5 hingga 10 hari (masa pelatihan tahap pertama). Asupan nutrisi yang cukup dan seimbang seperti yang disebut sebelumnya, sangat bermanfaat dalam perkembangan otaknya.
Merpati pos akan dilatih dengan membawa jauh sebelum jadwal makannya. Beberapa hari kemudian dibawa lebih jauh lagi dari sebelumnya. Seterusnya hingga merpati terbiasa terbang puluhan kilometer dan kembali ke sarangnya untuk makan.
Fisik merpati pos selanjutnya sebagai pendukung ketika terbang ialah memiliki bentuk kepala yang aerodinamis. Layaknya di dunia balap, aerodinamis sebagai daya gerak melewati udara akan membantu merpati pos menuju lokasi penyampaian surat.
Mengerti perintah manusia
Kemudian, kecerdasan alamiah dari merpati pos mampu mengerti perintah dari manusia. Seperti yang dikutip dari Greeners.co 2016, burung merpati pos masih digunakan sebagai pengawas kualitas udara kota London.
Mereka memiliki nama Pigeon Air Patrol yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang langit London yang penuh polusi. Para merpati dilengkapi dengan tas punggung, yang berfungsi memberitakan kualitas udara dengan spesifik di tempat dan waktu tertentu.[]


