Fabio Quartararo harus puas finis di urutan delapan MotoGP Argentina 2022. Pembalap Monster Energy Yamaha itu menyebut masalah ban belakang dan kecepatan maksimal motor membuatnya tampil melempem di Argentina.
Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Termas de Río Hondo, Senin (4/4/2022) dini hari WIB, Fabio Quartararo menempati posisi start keenam. Ketika balapan dimulai, pembalap asal Prancis itu kehilangan tenaga di motor Yamaha YZR-M1 miliknya.
Alhasil, Quartararo melorot ke peringkat 13 pada akhir lap pertama. Dia pun terus berjuang memperbaiki posisinya demi bisa meraih poin maksimal.
Ketika balapan menyisakan dua lap lagi, Fabio Quartararo berhasil menembus posisi 10 besar. Hingga akhirnya, juara dunia MotoGP 2021 itu pun menyudahi race 25 lap MotoGP Argentina 2022 di peringkat delapan.
Fabio Quartararo mengukir waktu 41 menit 46,413 detik. Pembalap berusia 22 tahun tersebut tertinggal 10,215 detik dari Aleix Espargaro yang berhasil meraih podium juara.
Fabio Quartararo menyebut buruknya daya cengkram ban belakang dan kecepatan motor yang kurang mumpuni membuatnya kesulitan bersaing, terutama pada lap-lap pertama.
“Masalah terbesarnya adalah grip ban belakang dan top speed. Kami sudah tahu tentang kecepatan maksimal, tetapi grip ban belakang itu konyol,” ujar Quartararo.
“Saya kehilangan posisi dan melihat pembalap lain bersaing untuk mendapatkan tempat seperti di Tikungan 6, di mana itu hanya masalah pada motor dan membuka throttle. Murni kurangnya daya cengkram. Itu benar-benar membuat frustrasi dan lap pertama adalah mimpi buruk,” lanjutnya.
Menempati peringkat delapan pada MotoGP Argentina membuat posisi Quartararo di klasemen sementara pembalap harus melorot. Fabio Quartararo kini menempati peringkat kelima dengan koleksi 36 poin, terpaut sembilan angka dari Aleix Espargaro di urutan teratas.[]
Sumber: bola.com




