BerandaBERITAGubernur 3 Provinsi Baru Papua Dipilih 2024 Mendatang

Gubernur 3 Provinsi Baru Papua Dipilih 2024 Mendatang

JAKARTA – Menyusul pemekaran 3 Provinsi Papua, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo mengatakan gubernur definitif yang akan memimpin tiga provinsi baru ini akan dipilih pada Pilkada 2024.

“Pemilihan kepala daerah itu akan dilaksanakan katakanlah akhir tahun di 2024. Nanti di situlah yang akan menentukan siapa yang bisa menjadi gubernur definitif di tiga DOB yang baru,” kata Wempi, Senin (4/7/2022).

Diketahui, tiga provinsi baru yang dimaksud yaitu Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan. Wempi mengatakan, tiga provinsi baru ini masing-masing memiliki tantangan tersendiri.

Misalnya wilayah Papua Pegunungan yang hingga kini masih mengandalkan akses udara, berbeda dengan Papua Selatan dan Papua Tengah yang memiliki akses beragam.

Menurut Wempi, keterbatasan akses itu akan menjadi tantangan bagi kepala daerah setempat saat memimpin nanti.

“Ini akan jadi tantangan tersendiri bagaimana seorang gubernur yang akan datang untuk menggunakan kreativitasnya dia untuk membangun kesejahteraan yang lebih baik supaya tidak perlu ada ketimpangan atau kesenjangan pembangunan,” ujar dia.

Wempi berharap, masyarakat dapat mendukung pembangunan di tiga provinsi baru. Dia mengakui sempat ada penolakan. Namun, kini DPR telah mengesahkan undang-undang dan Indonesia sudah resmi memiliki tiga provinsi baru.

Menurutnya, hal terbaik yang saat ini perlu dilakukan bersama adalah sama-sama mendukung serta membangun provinsi baru demi kesejahteraan bersama.

“Saya ajak mari mau tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, mari kita bersinergi kita bersatu untuk membangun Papua yang lebih baik supaya orang Papua sendiri itu tidak sia-sia mati di atas tanahnya sendiri,” kata Wempi.

Pembentukan tiga provinsi baru ditetapkan lewat undang-undang yang disahkan DPR di paripurna pekan lalu. Dengan disahkannya tiga UU baru, maka Indonesia kini memiliki 37 provinsi dari semula berjumlah 34. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular