BerandaBERITAEks Kalapas Tangerang Mengaku Belum Pernah Gelar Simulasi Kebakaran

Eks Kalapas Tangerang Mengaku Belum Pernah Gelar Simulasi Kebakaran

Mantan Kepala Lapas (Kalapas) beserta empat pejabat Lapas Klas 1 A Tangerang menghadiri sidang lanjutan sebagai saksi dari peristiwa kebakaran yang menewaskan 49 warga binaan pada September 2021 lalu.

Sidang ketiga ini beragendakan mendengar keterangan dari masing-masing saksi di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, pada Selasa (15/2/2022).

Kelima pejabat lapas tersebut di antaranya adalah Eks Kalapas Vicktor Teguh Prihartono, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Rino Soleh Sumitro, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kabid Minkamtib) Ngadino, Kepala Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasi Portatib) Arif Rahman Sugandi, dan Bendahara Lapas Willy Gunawan Nasution.

Dalam persidangan, Mantan Kalapas Vicktor Teguh mengaku belum pernah menggelar simulasi kebakaran selama dirinya menjabat sebagai Kalapas sejak Januari 2021.

“Kita belum pernah melakukan simulasi kebakaran. Pada saat kejadian api padam, ada beberapa mayat itu yang memegang jeruji dan di dalam ember. Prediksi saya, ini ada yang tidak tahu pintu keluar,” ujar Victor saat di persidangan.

Namun, Majelis Hakim mengatakan bahwa apa yang dikatakan Vicktor tidak masuk akal. Sebab, rata-rata warga binaan di dalam lapas sudah menghuni selama bertahun-tahun.

“Mereka sudah 6 tahun tinggal di sana. Nggak logis ya jika tidak tahu pintunya,” ujar Majelis Hakim.

Majelis Hakim menanyakan perihal adanya barang-barang yang  dilarangan pada saat kejadian di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu Blok C2.

“Ada, Yang Mulia. Alat-alat senjata tajam, obeng, dan tank. Yang ada di blok itu barang elektronik hanya kipas angin, dispenser, dan TV untuk hiburan inventaris lapas,” ucapnya dengan tegas. (RT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular