BerandaBERITADLH Kabupaten Serang Akui Ada Perbedaan Dokumen Terhadap Izin Ternak Ayam Milik...

DLH Kabupaten Serang Akui Ada Perbedaan Dokumen Terhadap Izin Ternak Ayam Milik PT STS

SERANG, Sultantv.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang mengaku menemukan perbedaan antara dokumen perizinan yang dimiliki oleh PT Sinar Ternak Sejahtera (STS), dengan kondisi gedung yang ada di lapangan.

Perbedaan dokumen ini ditemukan sejak DLH melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT STS yang berlokasi di Kampung Cibetus, Desa Curugoong, Kecamatan Padarincang, pada 2023 lalu.

Menurut Jabatan Fungsional (Jafung) Pengendali Dampak Lingkungan pada DLH Kabupaten Serang, Nawardi mengatakan, PT STS sudah memiliki Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) sejak tahun 2020.

“Jadi selama mereka tidak ada perubahan kegiatan, selama masih sesuai dengan dokumen yang diajukan di awal DPLH itu, mereka tidak wajib melakukan revisi atau perbaikan,” ujar Nawardi, pada Jumat 27 Juni 2025.

“Jika ada penambahan (kapasitas kandang ayam) itu wajib merevisi DPLH yang ada,” lanjutnya.

Ia mengatakan, berdasarkan sidak yang dilakukan pada tahun 2023 lalu, diketahui ada ketidaksesuaian kondisi di lapangan dengan DPLH yang dimiliki oleh perusahaan. Sehingga mereka diharuskan untuk merevisi dokumen yang mereka miliki.

“Di dalam dokumen itu terdiri dari 3 lantai dan 4 unit kandang. Yang satu 3 lantai, dan yang satunya 1 lantai. Perbedaanya adalah ada 3 unit kandang dengan masing-masing 3 lantai,” ungkapnya.

“Kalau mereka beritikad baik, bisa kita terima. Artinya mereka masih ada kemauan untuk merubah atau menata kembali terhadap kegiatan yang ada,” imbuh Nawardi.

Tak hanya merevisi dokumen, Nawardi mengungkap jika pihak PT STS berencana melakukan uji laboratorium, dengan titik lokasi di pos satpam dan kantor mereka. Dua lokasi ini dipilih lantaran masih memiliki standar udara yang layak.

Adapun uji laboratorium yang dilakukan dari pihak DLH adalah berupa pengawasan secara berkala sebanyak dua kali, dalam satu tahun.

“Tapi dari laporan perusahaan mereka sudah menyampaikan laporan per triwulan, terakhir itu untuk triwulan keempat,” kata Nawardi. (Roy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular