27.9 C
Serang
Monday, January 25, 2021

Diego Maradona Meninggal Dunia, Argentina Tiga Hari Berkabung

Kabar duka dari dunia sepak bola. Pesepakbola legendaris Argentina Diego Maradona meninggal dunia, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Pemerintah Argentina pun menetapkan tiga hari berkabung nasional untuk mantan bintang timnas Argentina itu.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap Diego Maradona, pemerintah Argentina menetapkan tiga hari berkabung nasional. Presiden Argentina Alberto Fernandez bahkan langsung mengunggah foto bersama Maradona.

“Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami luar biasa bahagia. Kamu adalah yang terbaik dari semua. Terima kasih telah hadir, Diego. Kami akan merindukanmu di sisa hidup kami,” tulis Presiden Argentina.

Maradona meninggal di usia 60 tahun akibat henti jantung. Kapten tim juara Piala Dunia 1986 itu tutup usia di rumahnya di Tigre setelah sempat menjalani perawatan akibat pembekuan darah di otak pada 3 November lalu.

Kabar meninggalnya Diego Maradona disampaikan oleh media ternama Argentina, TyC Sports.

“Berita yang tidak pernah kami ingin sampaikan. Beristirahat dengan tenang, Diego,” tulis akun Twitter resmi TyC Sports.

Pakar transfer Fabrizio Romano juga menyampaikan hal sama. “Diego Maradona telah meninggal dunia. Berita buruk. Tidak ada kata-kata. Luar biasa. RIP, Dios,” bunyi cuitan Fabrizio Romano.

Menurut laporan AS, Diego Maradona saat itu dilarikan ke rumah sakit karena anemia dan dehidrasi berat. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, Diego Maradona disebut mengalami pembekuan darah di otak atau biasa disebut subdural hematoma. Kondisi itu membuat Diego Maradona harus naik meja operasi untuk mengeluarkan darah beku di otaknya.

Maradona kemudian dipindahkan ke Klinik Olivos yang berjarak sekitar 30 menit dari rumah sakit Ipensa untuk melakukan operasi, Selasa (3/11/2020). Namun, kabar duka datang pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Diego Maradona meninggal dunia diduga karena serangan jantung.

Kedua pesohor sepakbola Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mengirim pesan belasungkawa atas wafatnya legenda Argentina ini.

Bagi Lionel Messi, yang kerap dijuluki titisan Maradona, kehilangan sang legenda merupakan duka mendalam bukan cuma bagi dirinya, melainkan juga untuk seluruh rakyat di negaranya.

“Sebuah hari menyedihkan untuk semua rakyat Argentina dan bagi dunia sepak bola. Dia meninggalkan kita, tetapi tidak akan menghilang, karena Diego itu abadi,” ketik Messi di akun Instagram.

“Saya menyimpan kenangan indah yang dijalani bersamanya dan saya ingin menggunakan kesempatan untuk mengirim belasungkawa kepada semua keluarga dan rekannya,” lanjut kapten timnas Argentina dan FC Barcelona itu.

Lionel Messi pernah merasakan polesan Diego Maradona di timnas Argentina pada 2008-2010. Kendati tak pernah bersinggungan langsung dengan Maradona seperti Messi, Cristiano Ronaldo tak luput memberikan respek tinggi bagi sang legenda.

Lagi-lagi, CR7 juga mengimbuhkan kata “abadi” dalam ucapan dukacita.

Berbagai penghormatan diberikan untuk mendiang Diego Maradona. Boca Juniors memadamkan seluruh lampu di Stadion La Bombonera (Alberto J. Armando) untuk mengenang sang legenda. Hanya ada satu lampu yang menyala terang, yakni dari tribun khusus tempat Maradona menyaksikan laga. (sultantv-01)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru