JAKARTA – Tawuran pelajar yang marak terjadi di Kota Tangerang, Banten menjadi perhatian serius pemerintah. DPRD Kota Tangerang mengusulkan dua rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif untuk mencegah tawuran pelajar.
“Tindakan kriminal yang hari ini tren di anak-anak muda akhirnya mendorong kita untuk mengusulkan pembahasan raperda inisiatif tentang pendidikan Pancasila wawasan kewarganegaraan dan pendidikan pesantren,” ujar Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, dikutip Sabtu (9/4/2022).
Gatot mengatakan, dirinya telah menyampaikan kepada Sekretariat DPRD Kota Tangerang bahwa dua usulan raperda inisiatif terseut dijadikan sebagai skala prioritas. Dia juga mendorong naskah akademik kedua raperda tersebut bisa rampung tahun ini.
“Ini kan baru ide awal dari DPRD. Terkait usulan bisa lebih cepat prosesnya,” katanya.
Gatot berharap, dua produk hukum yang akan dilahirkan ini bisa memberikan solusi pencegahan maraknya aksi tawuran pelajar di Kota Tangerang.
Menurutnya, usulan raperda inisiatif tentang pendidikan Pancasila wawasan kewarganegaraan bisa mengembalikan nilai jati diri dan gotong royong pelajar.
“Pak Kapolres menyampaikan ketika acara pemusnahan miras, tawurannya bukan hanya anak STM, tapi ini anak MTs dengan MTs memakan korban, kan luar biasa. Jujur saya kaget anak Mts tawuran dan bisa mengakibatkan korban jiwa,” ucap Gatot.
Sedangkan usulan raperda inisiatif tentang penyelenggaraan pendidikan pesantren juga diharapkan bisa berperan penting dalam meningkatkan ajaran keagamaan pada pelajar.
“Mumpung ada Kadindik, saya sampaikan untuk diadakan pendidikan budaya daerah di masukkan ke kurikulum,” katanya menandaskan. []




