Cak Imin dan Mas Romy

Oleh: Aji Bahroji

 

Pernah merasakan apa yang dirasakan oleh Pak Mahfud MD. Karena kita tidak memiliki backing politik. Tergusur dari prioritas. Sebagai manusia biasa, sangat wajar kecewa. Asal jangan dendam apalagi sakit hati tak berkesudahan.

Ungkapan dan gesture, body languangenya Pak Mahfud nyata adalah bentuk kekecawaan. Takdzimnya beliau tidak sakit hati. Dan sudah clear mendukung Presiden Jokowi, karena personality Pak De Jokowi yang bagus dalam urusan pengeleloaan negara.

Dari Narasi yang diungkapkan Pak Mahfud, sebagai warga Nahdiyin, saya lebih percaya dengan Kiyai Ma’ruf ketimbang Cak Imin, yang sudah sedari awal ingin jadi Cawapresnya Pak De Jokowi. Cak Imin, pandai bermanuver, itu sudah kita tahu saat dia berhasil merebut PKB dari Trah Kiyai Gus Wahid.

Ketersinggungan Pak Mahfud tentang Mas Romy atau Muhamad Romahurmuziy adalah juga bentuk kekecawaan. Jadi Romy harusnya belajar banyak ke Cak Imin cara bermanuver.😀 Dia lebih soft dan smooth.

So, buat warga Nahdliyin, yuk pilih Presiden dengan hati hati dan teliti. Yang berseteru itu ya Para pengurus saja yang syahwat politiknya kenceng. Mereka memang seperti Pucuk Bambu, Mereka Akan Ikut Kemana angin berpindah. Juga jangan tergoda dengan rayuan maut yang jualan Ijtima Ulama.

Cak Imin dan Mas Romy itu ya sedang melakukan kerja kerja politik, sedang bermain main. Jadi seperti yang Pak Mahfud sebut,  ngak usah serius. Gak Usah Baper. Yuk dukung Pak Jokowi sukseskan Asian Games 2018, Energy Of Asia.[]

(Visited 33 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.