More

    Berkumandang Bersama Keluarga Mahasiswa Pandeglang

    Dunia kampus tak terpisahkan dari kegiatan organisasi mahasiswanya, mulai dari organisasi internal kampus hingga organisasi yang berada di luar kampus (eksternal).  Organisasi eksternal rupanya punya tempat sendiri di hati mahasiswa. Beberapa organisasi eksternal mulai dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Komunitas Soedirman (KMS 30), Himpunan Mahasiswa Tanggerang (Himata), Ikatan Keluarga Mahasaswa Lampung (Ikmal), Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas), Keluarga Mahasiswa Pandeglang (Kumandang), bermunculan dengan berbagai macam ideologi nya masing-masing.
    Label kampus juga memengaruhi warna pigmen dominan dari organisasi eksternalnya. Misalnya dari kampus berlebel ‘hijau’ akan didominasikan pergerakan bercorak tradisional, sedangkan kampus berwarna ‘biru’ akan didominasi pergerakan bercorak modernis. Keluarga Mahasiswa Pandeglang (Kumandang BANTEN) adalah satu diantara organisasi kampus di Banten yang bersifat kedaerahan. Kumandang lahir pada tanggal 26 September 2003 di Serang Banten. Berawal dari gagasan beberapa mahasiswa asal Pandeglang yang tengah menempuh di Univesitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)  yakni Ace Habibi, Dodi Firmansyah Tb Ma’mun, Didi Wandi, Rohadi, dan Jaja Jawaeni.
    “Saat ini Kumandan Banten di ketuai oleh Yusuf Indrajat mahasiswa Universitas Serang Raya. Adapun kegiatan yang dilakukan evaluasi, rapat pimpina komisariat, bakti sosial, seminar kebangsaan, pelatisan desain, pelatihan jurnalis, futsal rutin persatu bulan sekali, kajian rutin perdua minggu sekali, badak 1 gabungan, badak 2 Kumandang Banten, pendirian komisariat baru, bedah film seluruh komisariat, dan santunan anak yatin,” ungkap Fikri (11/07/2018).
    Badak 1 (pembelajaran kepemimpinan 1) merupakan momentum pengkaderan yang diselenggarakan oleh Kumandang Banten tingkat komisariat, dalam rangka untuk mempersatukan mahasiswa asal Pandeglang yang berdomisili di Banten. Serta memperelat tali silaturrahm antara mahasiswa asal pandeglang, sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa yang biasa disebut ‘Agen of Change’ atau golongan serta penyambungan lidah masyarakat banyak berkecimpung di dalam organisasi-organisasi kemahasiswaan. [Egi]
     
     

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    40,100PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru