Pesawat Bonanza G-36 dengan nomor registrasi T-2503 hilang kontak di perairan Madura. Berdasarkan informasi, pesawat latih milik TNI AL take off dari Bandara Juanda pada pukul 08.45 WIB dan kemudian Pukul 08.55 WIB dinyatakan hilang kontak.
Pencarian pesawat terbang yang jatuh masih terus berlangsung, meskipun kemarin sempat terkendala oleh cuaca yang buruk. Pencarian dan evakuasi ini akan dipimpin langsung oleh Tim SAR TNI AL dengan meningkatkan sejumlah unsur diantaranya 7 kapal perang Republik Indonesia, 1 pesawat, 2 helikopter dan 2 regu tenggelam dari Kopaska TNI AL.
Dalam proses pencarian, anggota tim akan berkoordinasi dengan Kecamatan Tanjung Perak, Surabaya. Hal ini dikarenakan, titik tempat pesawat jatuh tersebut berada di alur barat pelayaran Surabaya yang merupakan alur pelayaran internasional.
Kronologi Kejadian
Kronologi kecelakaan bermula pada pukul 08.45 WIB, pesawat latih take off dari bandara Juanda dengan rute Sub-(Armada) Loc Area-Sub. Pilot bernama Judistira dan co pilot Dendi.
Pukul 08.55 WIB pesawat latih lost contact di perairan laut selat Madura (antara Bangkalan Madura dan Gresik).
Pukul 09.20 WIB, dua helikopter SAR milik TNI AL dan HS-1309 Take off dari Appron Skadron Udara 100 Lanudal Juanda untuk melakukan pencarian.
Pukul 10.37 WIB, dua helikopter SAR milik TNI AL tiba di lokasi saat terjadinya lost contact pesawat Bonanza di area RDL 347/20 NM dari Surabaya.
Pukul 11.29 WIB, pesawat CN 735/P 8304, take off dari Bandara Internasional Juanda menuju lokasi area hilangnya pesawat Bonanza sebagai armada tambahan dalam melakukan pencarian.[]




