More

    Banten Rawan Bencana, Dinsos Siapkan Layanan Psikososial

    SERANG – Dinas Sosial (Dinsos) Banten menyiapkan layanan psikososial bagi warga yang terdampak bencana. Hal itu, dikarenakan Banten merupakan Provinsi rawan terjadi bencana alam.

    Kepala Dinsos Banten Nurhana mengatakan kurun 5 tahun terakhir Provinsi Banten dihantam bencana alam tsunami yang besar, yaitu bencana tsunami selat sunda yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 dan gempa bumi yang terjadi pada tanggal 2 Agustus tahun 2019 di Kabupaten Pandeglang, banjir bandang Kabupaten Lebak pada 1 Januari 2020.

    Bencana alam yang menghantam Banten tidak hanya berdampak kerugian materi saja. Akan tetapi, berdampak psikologis terhadap korban bencana alam.

    “Seluruh peristiwa bencana pada umumnya membawa pengaruh besar bagi korban termasuk kehilangan baik harta benda bahkan jiwa, mengganggu fungsi psikososial korban dan semua itu akan berpengaruh terhadap kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan dasar, terganggunya fungsi sosial berupa masalah traumatik yang berkepanjangan,” kata Kadinsos Banten, Rabu (6/12).

    Layanan psikososial berfokus untuk dikembangkan dalam strategi pengurangan risiko bencana sebagaimana tertuang pada undang-undang republik indonesia nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.

    Layanan dukungan psikososial (LDP) merupakan satu bentuk pelayanan yang diperuntukan bagi korban yang mengalami trauma akibat bencana. LDP dapat berupa terapi psikososial, pelayanan konseling, psikoedukasi, serta penguatan-penguatan sosiopsikologis lainnya.

    “Pemberian layanan ini dilakukan secara spesifik karena mensyaratkan pendekatan dan intervensi secara profesional yaitu memadukan antara pendekatan psikologis dengan pekerjaan sosial,” jelasnya. (Fik)

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    0FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    40,100PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru