SERANG, Sultantv.co – Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Banten, Siti Marifah Amin mengatakan bahwa Indonesia telah mendapatkan peringkat kedua sebagai pusat makanan halal di dunia.
“Tentang data dan ekonomi syariah Indonesia mendapat peringkat kedua pusat makanan halal,” katanya, Sabtu (23/9).
Menurutnya, Provinsi Banten juga memiliki potensi besar dalam produk halal dan ekonomi syariah.
Siti Marifah mengungkapkan harapannya terhadap pemanfaatan wisata religi sebagai kekuatan ekonomi di Provinsi Banten.
Ia percaya bahwa sektor perekonomian halal, termasuk ekonomi syariah dan keuangan syariah, dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Selain itu, bisnis syariah juga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan perekonomian di Provinsi Banten.
“Perekonomian syariah diharapkan pada pemanfaatan wisata relegi menjadi kekuatan Provinsi Banten,” tuturnya.
Siti Marifah menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ekonomi syariah di Provinsi Banten.
Ia berharap bahwa dengan sinergi antara berbagai sektor dan pihak terkait, potensi ekonomi syariah di daerah tersebut dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan
Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti mengatakan kehadiran KDEKS harus bisa dirasakan oleh semua masyarakat.
“Keuangan syariah sangat bisa diwujudkan di Banten, didukung dengan berbagai aktivitas industri pengolahan pangan yang cukup banyak di Banten,” katanya.
Ia juga mengatakan produk yang keluar dari Provinsi Banten harus sudah bersertifikat halal.
“Produk yang keluar dari Banten harus sudah tersertifikasi halal,” katanya.
Lanjutnya, KDEKS Banten juga harus bisa melakukan langkah nyata di kawasan industri halal di Banten, karena Banten sudah memiliki kawasan industri halal.
“Ke depan tantangan yang akan kita hadapi ,
UMKM kita banyak, investasi Banten juga sangat tinggi mencapai 20 T maka menjadi PR besar untuk masuk ke ekonomi Syariah,” ujarnya.
Ia juga mengharapakan KDRKS Banten memiliki kreativitas dan inovasi yang tidak tergantung dengan kebijakan pemerintah.
“Provinsi Banten berharap ke depan KDEKS harus memiliki kreativitas dan inovasi yang tidak hanya bergantung pada kebijakan program pemerintah saja tapi juga bisa menjadi organisasi yang mandiri,” pungkasnya. (Fik)




