Banjir rob kembali naik setinggi 50 cm di wilayah Desa Muara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Senin (6/12/2021). Sebelumnya, ketinggian banjir hanya mencapai 40 cm, pada Sabtu (4/12/2021).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, banjir rob melanda Kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, yang dihuni sebanyak 2.739 KK. Sementara, di Kampung Muara, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, dihuni sebanyak 300 KK.
Hingga kini warga masih bertahan di rumah masing-masing. Namun sedikit terkendala logistik, lantaran rumah yang sejajar dengan jalan, mengakibatkan air masuk ke dalam rumah.
“Kalau ketinggian di bawah 50 cm masih dianggap aman, hanya saja aktifitas untuk masak yang repot karena air masuk ke dalam rumah karena rata-rata ketinggian rumah sama dengan jalan. Kami juga bersama unsur Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi tetap pantau perkembangan banjir rob di wilayah tersebut,” katanya.
Selain itu, BPBD Kabupaten Tangerang juga berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas terdekat, agar diadakan pengobatan gratis kepada warga yg terdampak, serta meminta Dinas Sosial menyiapkan dapur umum.
“Kalau sudah membahayakan keselamatan masyarakat dengan meninggi air sampai mencapai sepinggang orang dewasa, kami melakukan evakuasi ke tempat aman atau ke tempat yang lebih tinggi (shelter) dengan mendirikan tenda pengungsian,” ujarnya melalui pesan singkat.
Dia juga mengungkapkan, BPBD Provinsi Banten bersama BPBD Kabupaten Tangerang dan Dinas Sosial menyerahkan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir rob.
“Hari ini kami sudah membagikan sebanyak 400 paket sembako untuk warga korban banjir rob di Desa Muara dan Lemo Kecamatan Teluknaga,” ungkapnya.





