BerandaBERITABanjir Kota Serang, Polda Banten : 3.960 Rumah Tergenang, 5 Meninggal

Banjir Kota Serang, Polda Banten : 3.960 Rumah Tergenang, 5 Meninggal

SERANG – Hujan deras terjadi di Kota Serang pada Senin (28/2) hingga Selasa (1/2) mengakibatkan sejumlah rumah rusak, pohon tumbang bahkan timbulnya korban meninggal dunia akibat bencana banjir.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan bencana banjir ini diprediksi terjadi akibat hujan deras sehingga air sungai meluap yang mengakibatkan sejumlah rumah tergenang air dan 5 korban meninggal dunia.

Shinto Silitonga menyampaikan, bencana banjir di wilayah hukum Polda Banten tidak hanya terjadi di Kota Serang namun juga terdampak hingga Kabupaten Pandeglang.

“Sesuai hasil analisa dan evaluasi dari Biroops Polda Banten, banjir berdampak di 12 kecamatan, 22 desa, 3.960 rumah tergenang dan terdapat sekitar 700 pengungsi sebanyak, bahkan terdata 5 orang meninggal dunia akibat bencana banjir,” jelas Shinto Silitonga pada Rabu (2/3/2022).

Untuk di wilayah Serang Kota yang terdampak bencana banjir terdapat 5 kecamatan yaitu di Kecamatan Kasemen, Serang, Cipocok Jaya, Taktakan dan Curug serta 5 desa, 2.203 rumah, 700 pengungsi dan 5 orang korban meninggal dunia, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Pandeglang berdampak di 7 kecamatan yaitu di Kecamatan Labuan, Cadasari, Patia, Saketi, Pandeglang, Mandalawangi, Pulosari, serta 17 desa dan 1.757 rumah.

Adapun 5 korban meninggal ialah GS beralamat di Kota Baru, Kecamatan Serang, FR dan AD di Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, RZ di Kagungan, Kecamatan Serang serta AMS di Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya.

Dalam tanggap bencana banjir ini Polda Banten menerjunkan 511 personel, memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak banjir baik di Kota Serang maupun di Kabupaten Pandeglang.

“Adapun peralatan yang digunakan untuk mengevakuasi korban diantaranya 2 double cabin, 1 bus, 1 ambulance, 2 rubber boat dan alat perlengkapan SAR lainnya, serta personel Biddokes Polda Banten memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berupa pemberian obat-obatan maupun vitamin,” kata Shinto Silitonga.

Diketahui terdapat 4 pohon tumbang yang terjadi di wilayah Serang Kota, diantaranya 1 di Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, dan 2 peristiwa lainnya di Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, juga 1 pohon tumbang di Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang.

“Ada 1 rumah yang hancur akibat bencana banjir yaitu di Lingkungan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan termasuk 2 rumah yang terbawa arus sungai di Kasemen yang viral di media sosial,” ungkap Shinto. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular