BerandaBERITABahaya atau Tidak Mengkretekkan Sendi? Ini Penjelasan Medisnya

Bahaya atau Tidak Mengkretekkan Sendi? Ini Penjelasan Medisnya

Mengkretekkan sendi—baik di jari tangan, leher, punggung, maupun lutut—menjadi kebiasaan banyak orang. Bunyi “krek” yang muncul sering dianggap melegakan, namun tak sedikit pula yang khawatir kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas, apakah mengkretekkan sendi benar-benar berbahaya?

Apa Penyebab Bunyi “Krek” pada Sendi?

Secara medis, bunyi pada sendi umumnya berasal dari gelembung gas (nitrogen) di dalam cairan sendi yang pecah akibat perubahan tekanan saat sendi digerakkan. Selain itu, bunyi juga bisa muncul karena pergeseran tendon atau ligamen yang kembali ke posisi semula. Kondisi ini tergolong normal dan sering terjadi pada sendi yang sehat.

Aman Jika Tanpa Nyeri

Para ahli menyebutkan bahwa mengkretekkan sendi pada dasarnya tidak berbahaya, selama:

  • Tidak disertai rasa nyeri
  • Tidak menyebabkan pembengkakan
  • Tidak dilakukan dengan paksaan berlebihan

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kebiasaan mengkretekkan jari tidak terbukti menyebabkan radang sendi atau arthritis.

Waspada Jika Disertai Rasa Sakit

Meski umumnya aman, kebiasaan ini bisa menjadi tanda masalah jika:

  • Bunyi sendi selalu diikuti nyeri
  • Sendi terasa longgar atau tidak stabil
  • Terjadi pembengkakan atau peradangan
  • Gerakan dilakukan dengan cara diputar atau ditekan secara paksa

Dalam kondisi tersebut, bunyi sendi bisa mengindikasikan gangguan pada tulang rawan, ligamen, atau jaringan di sekitar sendi.

Mitos dan Fakta Seputar Mengkretekkan Sendi

Mitos: Mengkretekkan sendi pasti menyebabkan rematik.
Fakta: Hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang mengaitkannya secara langsung.

Mitos: Bunyi sendi berarti tulang rusak.
Fakta: Bunyi bisa terjadi pada sendi yang sehat dan normal.

Cara Menjaga Kesehatan Sendi

Untuk menjaga sendi tetap sehat, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan:

  • Lakukan peregangan dan pemanasan ringan
  • Hindari gerakan mendadak dan berlebihan
  • Perkuat otot penopang sendi dengan olahraga teratur
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular