26.9 C
Serang
Saturday, September 18, 2021
spot_img

Baby Shark, Video Paling Banyak Dilihat di YouTube

Lagu anak-anak berjudul Baby Shark menjadi video paling banyak ditonton di YouTube. Lagu yang direkam oleh Pinkfong, perusahaan asal Korea Selatan ini telah diputar sebanyak 7,04 miliar kali, menyalip rekor sebelumnya yang dipegang lagu Despacito yang dibawakan oleh Luis Fonsi.

Jika lagu ini diputar berulang-ulang dan diakumulasi waktunya, Baby Shark telah ditayangkan secara daring secara terus menerus selama 30.187 tahun.

Pinkfong telah mengantongi keuntungan sekitar US$5,2 juta atau setara Rp72,9 miliar dari YouTube.

Perlu empat tahun bagi Baby Shark untuk mencapai puncak tangga lagu YouTube yang paling banyak diputar, meski sebenarnya lagu ini sudah ada lebih lama dari itu.

Lagu ini diperkirakan berasal dari kamp musim panas Amerika Serikat pada 1970an. Satu teori mengatakan, lagu ini ditemukan pada 1975, saat film Jaws karya Steven Spielberg menjadi box office di dunia.

Ada beragam versi, termasuk satu versi seorang peselancar kehilangan lengannya karena hiu, dan versi lain menyebutkan tokoh protagonisnya meninggal.

Ada pula versi internasional – termasuk lagu Bebe Requin dari Prancis dan Kleiner Hai (hiu kecil) dari Jerman, yang menjadi hit kecil di Eropa pada 2007.

Tapi tak ada satu pun dari mereka yang bisa menyaingi kesuksesan interpretasi Pinkfong. Lagu yang dinyanyikan oleh bocah 10 tahun, keturunan Korea-Amerika, Hope Segoine, itu diunggah ke YouTube pada 2015.

Gerakan joget dan lirik “doo doo doo doo doo doo” membuat ketagihan dan menjadi populer di Korea Selatan. Bahkan, kelompok musik seperti Red Velvet, Girls’ Generation dan Blackpink memperagakannya dalam konser mereka.

Bulan Juni berikutnya, Pinkfong meluncurkan video kedua, dengan judul Baby Shark Dance, yang menampilkan dua anak lucu yang melakukan tarian menggemaskan.

Video tersebut menginspirasi tagar viral #BabySharkChallenge – mulai dari para petani di Indonesia sampai bintang pop seperti Cardi B dan Josh Groban ikut dalam keseruan tersebut.

Lagu ini seperti ‘kembang gula’ buat anak-anak, yang mendorong hasrat untuk terus mengulang-ulang lagu itu. Hal ini yang kemudian mendorongnya naik peringkat menjadi video yang paling banyak ditonton.

“Lagu anak-anak selalu lambat, sangat lucu, tapi terkadang itu membantu anak-anak untuk lekas tidur – berbeda dengan Baby Shark,” kata direktur pemasarang Pinkfong, Jamie Oh kepada BBC pada 2018 silam.

“Baby Shark yang digarap Pingfong sangat trendi dan memiliki ketukan riang dan gerakan joget yang menyenangkan. Animasinya sangat jelas. Kami menyebut ini sebagai generasi selanjutnya dari K-Pop.”

Perusahaan sedang mengubah lagu ini menjadi sebuah film dan sebuah musikal, serta bercita-cita untuk membuat Baby Shark menambah satu koleksi “lagu klasik anak-anak seperti Twinkle Twinkle Little Star,” tambah Oh. [sultantv]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru