Awug, Legitnya Perpaduan Tepung Beras dan Gula Merah Cocok Jadi Teman Minum Teh

Pagi hari, sambil menyeruput teh atau kopi asyiknya ditemani camilan. Sarapan yang manis seperti ini kerap dipilih sejumlah orang. Dan bila berada di sekitar Jawa Barat, Jakarta ataupun Banten, cobalah menikmati pagi sembari mencecap legitnya awug.

Awug yang merupakan jajanan pasar khas kota Bandung ini memang sudah banyak menyebar ke beberapa kota besar seperti jakarta, Tangerang dan sekitarnya. Ada juga yang menyebutnya dodongkar, dan orang Betawi mengenalnya sebagai dongkal.

Berbahan dasar tepung beras dibalut parutan kelapa yang didalamnya terdapat lelehan gula merah karena hasil pemanasan setelah di kukus. Awug mampu memberikan sensasi rasa legit dan sehat meski kue khas tradisional.

Resep Membuat Kue Awug-awug Khas Bandung Isi Gula Merah

Hanya kudapan jadul ini, mulai tak banyak lagi dijual oleh pedagang kue basah atau jajanan pasar. Beruntung di Bandung dan sekitarnya, jajanan yang cukup mengenyangkan ini dijual di beberapa lokasi.

Awug Diolah dengan cara dikukus, tepung dan gula merah yang diiris dibuat ditata dalam wadah kukusan  berselang-seling. Hingga terlihat paduan putih dari tepung beras dan cokelat dari gula aren.

Uniknya, wadah untuk membuatnya berupa kukusan adalah dari bambu yang berbentuk kerucut yang  bahasa Sunda disebut aseupan alias kukusan.

Jadilah awug tampak seperti nasi tumpengan dan untuk ukuran besar dijual utuh satu kerucut atau aseupan itu. Harga yang dipatok pada kisaran Rp 75 ribu.

Tak kuat menghabisnya awug ukuran besar, jangan khawatir, ada dijual per kotak kecil yang terdiri dari beberapa potong. Harganya cukup sekitar Rp 10-15 ribu. Ada juga yang menjual per potong dalam kisaran Rp 1.500-2.000.

Untuk mendapatnya menu ini, bila berada di seputar Dago bisa mampir ke Toko Jajanan Pasar Sari-sari di Jalan Sultan Tirtayasa no 17, Bandung. Di sini lah gudang kue basah. Buka dari pukul 05.00, silakan berburu jajanan setelah salat subuh.

Lebih siang dikit atau sekitar jam 09.00, awug bisa ditemukan juga di Bandung Timur, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Cicadas, tidak jauh dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil. Dijual dalam gerobak terlihat spanduknya jelas Awug Beras Cibeunying Asli. Di sinilah bisa ditemukan awug dalam bentuk kerucut.

Selain awug, Awung Berang Cibeunying yang telah berjualan sejak 1980 ini juga menjajakan beragam kue basah seperti kelepon, kue ali, naga sari, putu, dan lain-lain.

Lebih jauh ke arah timur, masih ada lagi penjual awug yang dikenal luas. Tepatnya di Jalan AH Nasution no 148, Ujung Berung. Tak jauh dari alun-alunnya, ada juga awug yang terkenal, yakni Awug Bu Siti. Yang berjualan mulai pukul 08.00.

Bila berada di seputar Soekarno-Hatta, maka bisa menuju kompleks Metro Margahayu Raya. Di sana ada Awug Metro, Tepatnya di Jalan Venus Barat. Awug Metro juga memiliki cabang di Jalan Karawitan.

Selain itu ada juga pedagang awug di tempat lain seperti seputar Cibiru. Jadi, tak sulit untuk menikmati pagi dengan sepotong awug ini di Bandung.

(Visited 13 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.