23.7 C
Serang
Friday, January 21, 2022
spot_img

Arsenal Keok dari Everton di Liga Inggris

Playmaker Arsenal, Martin Odegaard menyebut timnya bengong alias “berhenti bermain”, saat keok 1-2 dari Everton pada laga lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Selasa (7/12/2021) dini hari WIB.

Mantan pemain Real Madrid itu membuka skor pada penghujung babak pertama, sebelum Richarlison dan Demarai Gray membalikkan keadaan untuk The Toffees.

Pasukan Mikel Arteta kembali mendapat kritik karena ketidakmampuan mereka untuk mempertahankan keunggulan 1-0.

“Ini sulit untuk diterima. Saya pikir secara umum kami tidak berada pada level yang kami butuhkan hari ini. Kami memiliki beberapa momen bagus tetapi kami harus melakukan jauh lebih baik. Kami seharusnya melakukannya sudah lebih baik,” kata Odegaard kepada Sky Sports News. 

“Sulit untuk mengatakannya. Begitulah kadang-kadang. Sulit untuk mengatakan dengan tepat apa yang terjadi. Kami harus melakukan yang lebih baik ketika kami memiliki keunggulan itu. Kami berhenti bermain dan memberi mereka permainan yang ingin mereka mainkan,” katanya.

Akibat kekalahan itu, Arsenal turun ke posisi tujuh. Arsenal disalip Manchester United yang kemarin menang atas Crystal Palace 1-0 di Old Trafford.

Odegaard mengakui Arsenal kehilangan konsentrasi dan terlalu bermain aman saat sudah unggul 1-0.

“Saya pikir itu masalah pola pikir. Ketika Anda memimpin 1-0, Anda takut kehilangan kemenangan dan menurut saya itulah yang kami lakukan salah hari ini. Anda mengejar gol kedua dan itulah niatnya, tetapi kami tidak berhasil melakukan itu di lapangan,” katanya.

Odegaard mencetak gol untuk pertandingan Liga Inggris kedua berturut-turut di Goodison Park.

Arsenal kini terpaut empat poin dari empat besar, setelah kekalahan keenam musim ini.[]

Sumber: Sky via Sports Mole

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
16,400PengikutMengikuti
35,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru