JAKARTA – Perburuan warga untuk mecari minyak goreng akhirnya kini memakan korban. Seorang ibu bernama Sandra (41) tiba-tiba meninggal saat antre minyak goreng di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) turut terekam kamera warga.
Dalam video beredar terlihat Sandra terjatuh di halaman parkir minimarket dan dikerumuni orang. Perekam video viral lantas lebih mendekat ke arah korban.Terdengar dalam video suara orang histeris karena korban kejang-kejang di lokasi. Selanjutnya terlihat seorang pria langsung mengevakuasi korban dari lokasi.
“Astaghfirullah Sakit dadanya, angkat-angkat, maskernya buka,” ucap suara dalam video.
Kabar tersebut dibenarkan Kapolsek Teluk Bayur AKP Kasiyono. Menurutnya, anggota Polsek Teluk Bayur ada di lokasi saat kejadian.
“Jadi perlu juga kami luruskan informasi yang beredar bahwa ibu tersebut memang datang untuk mengantre minyak, tetapi belum sempat karena memang toko belum buka, kejadian sekitar pukul 07.45, jadi tokonya belum buka,” kata Kasiyono, Minggu(13/3/2022).
Dia menyebut, posisi rumah korban berjarak sekitar 80 meter di depan ritel. Saat tiba di lokasi, korban tiba-tiba lemas dan terjatuh pingsan. Warga yang memang sudah cukup ramai di depan toko kemudian mengevakuasi korban dan menghubungi pihak keluarga.
“Suaminya kemudian datang dan diupayakan membawa dengan ambulans, namun nyawa beliau tidak tertolong dalam perjalanan,” sambungnya.
Dari penuturan sang suami, korban memang diakui memiliki riwayat asma. Bahkan keterangan suami korban, sebelum menuju ritel, korban sempat mengeluh sakit.Namun karena merasa sanggup korban tetap menuju lokasi untuk membeli minyak goreng.
“Ini perlu juga diluruskan, jadi belum sempat antre atau berdesak-desakan, tetapi baru sampai di lokasi, dan memang di depan toko itu sudah ada warga yang lain antre, ada yang menggunakan sepeda motor juga, kemudian terjatuh, karena sekali lagi toko itu memang belum buka,” tegasnya.
Atas kejadian itu, Polsek Teluk Bayur akhirnya meminta pihak toko untuk menutup sementara aktivitas penjualan mereka sampai dengan proses pemakaman korban selesai dilakukan. Tujuanya, agar tidak ada korban lain akibat antre minyak goreng. []






