BerandaBERITATerkendala Banjir dan Hujan, Pencoblosan Pilkada Kabupaten Serang 2020 Tetap Terselenggara

Terkendala Banjir dan Hujan, Pencoblosan Pilkada Kabupaten Serang 2020 Tetap Terselenggara

Digelar di tengah pandemi dan musim hujan, kendala yang dihadapi pada proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Rabu (9/12/2020) kali ini cukup menantang. Namun proses pencoblosan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pilkada Kabupaten Serang 2020 tetap berjalan.

Misalnya di TPS Pejaten Mas, Kecamatan Kramatwatu yang sempat tertunda sekitar 10 menit. Hujan deras yang turun sejak pagi menjelang waktu pencoblosan membuaat waktu pemilihan tidak berjalan sesuai rencana.

Menurut Bagus Anugrah, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS  20 Pejaten Mas Kecamatan Kramatwatu, persiapan dilakukan dimulai sejak pukul 06.00 pagi. Namun pembukaan harus ditunda sekitar 10 menit karena terkendala hujan.

Kehadiran pemilih pertama, kata dia, datang sejak pukul 07.30 WIB sebab hujan turun sejak subuh. Walau terkenda cuaca namun tidak membendung antusias warga Pejaten untuk datang memilih.

“Buktinya ada yang datang pas gerimis besar. Ada antrian mencoblos juga tadi sekarang mulai panas akan sedikit rame sampai jam 12,” tuturnya seperti dikutip dari kabarbanten.com, Rabu (9/12/2020).

Bagus mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS-nya ada 223 orang. “Kita bagi per satu jam untuk 45 pemilih dari jam 7 sampai 8,” katanya.

Sementara itu, KPU Pastikan TPS Pilkada Kabupaten Serang 2020 yang terdampak banjir sudah aman setelah dipindahkan. Komisioner KPU Kabupaten Serang Siti Maryam memastikan, TPS sudah dalam kondisi aman dari banjir.

“Langkah kita bergeser di TPS yang tidak kena banjit kita sudah antisipasi dan dilakukan,” ujar Siti Maryam.

Untuk total TPS terdampak banjir belum belum diketahui, sebab pihaknya tidak menghitung namun KPU terus menerima laporan perkembangannya.

Maryam memastikan tidak ada persoalan dengan logistik dan alat pelindung diri atau APD. Semua sudah disampaikan. “Surat suara sudah sampai semua ke TPS,” ucapnya.

Sampai saat ini tidak ada TPS yang menunda pelaksanaan pilkada. Semua masih berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.

Untuk protokol kesehatan, ia mengatakan, berdasarkan hasil pantauan di dapil lima semua sudah sesuai yang diharapkan. “Kalau hasil pantauan kami yang saya lihat sesuai apa yang diharapkan protokol diikuti, cuma memang cuaca, kalau dilihat tertib sebenarnya karena mereka datang sesuai jadwal,” tuturnya.

Maryam optimis angka partisipasi masih bisa sesuai target nasional yakni 77,5 persen. “Tetap optimis. Karena kalau dilihat dari antusias partisipasi paslon juga salah satu yang menjadi daya tarik tersendiri terhadap pemilih,” katanya.

Bahkan kata dia, saat hari pelaksanaan juga terus menyampaikan pesan pada masyarakat untuk terus datang ke TPS. (sultantv-01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular