BerandaBERITAStanislaus Riyanta: Kerja Keras Wujudkan Polri Presisi

Stanislaus Riyanta: Kerja Keras Wujudkan Polri Presisi

Program Presisi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo mendapat berbagai ulasan dalam capaiannya selama menjabat selama 10 bulan ini.

Analis intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta, menilai bahwa masih banyak tugas yang harus dilakukan Polri jika ingin Presisi. Hal itu diungkapkannya dalam program Boengkar Insight yang dipandu oleh Karyono Wibowo di Sultantv, pada Jumat (19/11/2021).

Stanis menilai bahwa program presisi bagus, namun dikhawatirkan hanya menjadi jargon belaka. Ia juga menilai bahwa internalisasi dalam Polri sendiri kurang bagus sehingga harus ada langkah-langkah radikal untuk presisi.

“Presisi itu bagus tapi saya khawatir itu hanya menjadi jargon saja dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Selain itu, Stanis menyebut harus ada perubahan paradigma di masyarakat dalam menilai polisi. Seharusnya, orientasi polisi adalah pencegahan seperti poin pertama dalam presisi yakni prediktif.

“Memang harus ada perubahan paradigma supaya polisi orientasinya pencegahan seperti point pertama dalam presisi yakni prediktif. Bukan justru mindset polisi berupa penindakan, dia akan menganggap masyarakat hanya sebagai pihak yang bermasalah dengan hukum,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi pekerjaan rumah dari Polri adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polri. Banyaknya video-video yang diviralkan masyarakat mengenai polisi adalah bentuk kecintaan masyarakat terhadap Polri dan mengharapkan perubahan baik dalam Polri. Hal ini juga merupakan kontrol sosial yang dilakukan masyarakat dalam menilai kinerja Polri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular