SERANG – Upaya pemerintah provinsi Banten untuk menstabilkan harga beras premium sudah menunjukkan hasil. Hal itu, terlihat dari harga beras premium sudah mengalami penurunan yang sebelumnya Rp16 ribu lebih saat ini menjadi Rp15 ribu.
Sekda Provinsi Banten, Virgojanti, menyampaikan bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok telah mulai menunjukkan hasil positif.
Kata dia, Pada tanggal 25, harga kebutuhan pokok kategori medium telah mengalami penurunan dari Rp16 ribu menjadi sekitar Rp15 ribu.
“Kalau dilihat dari beberapa yang sudah kita upayakan sudah melandai, terakhir di tanggal 25 untuk yang medium Rp15 ribu, tadinya Rp16 ribu sempat keatas,” katanya di Pendopo Gubernur Banten, Senin (26/2).
Virgojanti menegaskan bahwa langkah-langkah untuk terus menekan harga kebutuhan pokok akan terus dilakukan.
“Sekarang sudah mulai mengalami penurunan sekitar Rp15 ribu terus akan kita tekan ya,” katanya.
Ia juga mengamati bahwa situasi politik menjelang pemilu mungkin turut mempengaruhi harga-harga tersebut, namun dengan kondisi yang aman, diharapkan para distributor dapat mulai melakukan upaya penyaluran ke retail yang membutuhkan.
“Hal-hal kemarin mungkin semua menunggu situasi pemilu mungkin juga ada dampaknya tapi alhamdulillah dalam keadaan aman mudah-mudahan para distributor juga mulai melakukan upaya penyaluran ke retail-retail yang membutuhkan,” tuturnya.
Operasi pasar (OP) juga telah dilaksanakan oleh beberapa pihak dan terus dilakukan dalam koordinasi dengan Polri. Dinas Ketahanan Pangan (KEtapang) juga aktif terlibat dalam operasi pasar ini untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Operasi pasar (OP) beberapa sudah menyampaikan laporannya dan kita terus OP kemarin juga bersama dengan Polri ya, dari Dinas ketahanan Pangan (Ketapang) juga melakukan operasi pasar ini terus kita lakukan,” Pungkasnya. (Fik)





