Met Gala merupakan salah satu ajang fashion terkenal dan terbesar yang banyak melibatkan selebriti dunia dan brand fashion mewah. Bukan hanya untuk berpesta dengan kostum mewah, acara ini juga dilakukan untuk penggalangan dana museum fashion, yaitu The Metropolitan Museum of Art & Costume (The MET).
Uniknya acara ini setiap tahunnya punya tema besar yang berbeda-beda. Di tahun 2025 ini, Met Gala mengusung tema Superfine: Tailoring Black Style untuk merayakan sejarah dan pengaruh Black Dandyism. Tema tersebut terinspirasi dari buku Slaves to Fashion: Black Dandyism and the Styling of Black Diasporic Identity karya Monica L. Miller.
Met Gala pertama kali dicetuskan dan diadakan pada tahun 1948 oleh Eleanor Lambert, humas mode fashion Amerika. Dia juga yang telah mencetuskan New York Fashion Week dan pelopor Costume Institute Benefit. Met Gala ia jadikan sebagai skema dan solusi untuk mengumpulkan dana bagi Costume Institute yang baru berdiri.
Di tahun 1990 Met Gala terkenal dengan tema yang mewah serta kehadiran para selebritis. Brand fashion dan desainer membeli dan mensponsori meja dan kostum para artis sebagai representasi brand mereka untuk dipamerkan pada publik.
Pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour di tahun 1995 menjadi ketua Met Gala. wintour dikenal luas karena menjadikan ajang Met Gala sebagai acara yang bertabur bintang. Ia berperan dalam membentuk tema acara, daftar tamu, dan mode.
Karena tujuan utama Met Gala adalah penggalangan dana, harga tiket masuk menjadi sangat fantastis dan agar tetap eksklusif. Di tahun 1948, tiket Met Gala mulai dari US$ 50, US$ 30 ribu di tahun 2014, dan sekarang mencapai US$ 35 ribu atau setara dengan Rp 498 juta per orang atau meja. Bahkan di tahun 2025 ini harga satu mejanya bisa mencapai Rp 1,2 miliar.
Namun, bukan berarti semua orang kaya bisa ikut berpartisipasi dalam acara ini. Semua tamu yang hadir harus memiliki persetujuan Anna Wintour, yang memimpin redaksi di majalah Vogue. Wintour mengatur daftar tamu, bahkan sampai mengatur posisi duduk dan siapa saja yang diperbolehkan hadir.
Oleh karena itu acara Met Gala sangat eksklusif dan berhasil mengumpulkan dana berjumlah fantastis. Di tahun 2019, juru bicara Metropolitan Museum of Art melaporkan pendapatan mereka dalam satu malam mencapai US$ 13 juta.
[Radika Dzikru Bungapadi]



