Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tanggal 25 April. Diperingatinya Hari Malaria ini dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dunia untuk mengetahui malaria, bagaimana upaya pengendaliannya, serta pemberantasan penyakit tersebut.
World Health Organization (WHO) secara resmi mencanangkan Hari Malaria pada tahun 2007. Sebelumnya, sejak tahun 2001 telah diadakan hari peringatan malaria juga untuk mengevaluasi pengendalian malaria di Afrika.
Malaria adalah masalah kesehatan dunia yang harus diperhatikan oleh banyak negara. Setiap tahun, ada sekitar 900.000 jiwa meninggal akibat penyakit ini. Termasuk Indonesia yang punya kasus malaria terbanyak kedua di Asia setelah India dengan 811.636 kasus pada tahun 2021.
Malaria merupakan penyakit menular yang sudah ada sejak 2700 SM. Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang disebarkan nyamuk Anopheles betina. Malaria tergolong penyakit berbahaya dan dapat ditularkan ke anak-anak maupun dewasa. Awal mula dikenalnya malaria adalah saat CLA Laveran menemukan parasit dalam tubuh pasien penderita malaria di tahun 1880.
Malaria dikenal di Indonesia pada tahun 1852 di daerah Cirebon. Saat itu ada tentara Belanda yang terkena malaria pada tahun 1852-1854. Saat itu upaya memberantas malaria dilakukan dengan insektisida DDT dan Dieldrin.
Gigitan nyamuk menjadi pemicu utama malaria, namun penyakit ini bisa terjadi karena transfusi darah dan penggunaan jarum suntik. Faktor lain yang meningkatkan risiko malaria adalah jika terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun, negara atau lingkungan beriklim tropis, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta kurangnya fasilitas kesehatan yang dapat meningkatkan peluang tertular. Untuk itu ada peringatan Hari Malaria Sedunia untuk mengingat dan menyadari penyakit berbahaya ini secara global.
Gejala umum penderita malaria adalah demam, merasa kelelahan, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan nyeri pada ulu hati.
Dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, salah satu cara efektif mencegah malaria adalah dengan perubahan gaya hidup, seperti rajin menyemprot rumah dengan insektisida, menjaga rumah tetap bersih, membersihkan sampah dan air tergenang, serta gunakan lotion obat nyamuk sebelum tidur. [Radika Dzikru Bungapadi]



